Kamis 27 Januari 2022, 17:25 WIB

Ganjar Dukung Injourney Kembangkan Potensi Ekonomi Kreatif dan Pariwisata di Jateng

Haryanto | Nusantara
Ganjar Dukung Injourney Kembangkan Potensi Ekonomi Kreatif dan Pariwisata di Jateng

dok.humas
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

 

GUBERNUR Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menerima kunjungan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Injourney) di Kantor Gubernur Jateng, Semarang. Pada kesempatan itu, membahas kolaborasi untuk menguatkan potensi ekonomi kreatif dan pariwisata di Jateng pasca COVID-19.

Adapun, terdapat tiga kawasan di Jateng yang bisa dioptimalkan yaitu Kawasan Borobudur, Kota Lama Semarang, dan Bandara. Ganjar mengatakan dibutuhkan usaha bersama untuk menghidupkan dan menjaga kawasan tersebut.

“Sekarang kita rancang untuk bandara bisa terisi, kemudian destinasinya jelas, pariwisatanya perlu kita siapkan. Untuk itu, kita butuh create event secara terbatas supaya menggeliatkan perekonomian dan pariwisata," kata Ganjar, Kamis (27/1/2022).

Ganjar mengungkapkan, hadirnya Injourney merupakan sebuah stimulan untuk menghimpun banyak kekuatan. Dengan harapan memudahkan komunikasi dan manajerial.

"Buat saya sinergi luar biasa jadi dari aviasi (Injourney) datang kemudian mengonsolidasikan banyak kekuatan. Ada bandaranya, ada hotelnya, dan ada destinasinya," ucapnya

Sementara itu, Komisaris Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia, Triawan Munaf menyebut pihaknya siap untuk mensinergikan aset-aset dari BUMN di bidang aviasi dan pariwisata. Khususnya pasca COVID-19.

"Kami diberikan kesempatan untuk beraudiensi memperkenalkan satu holding company dari BUMN yang bergerak membawahi aviasi dan pariwisata. Untuk memaksimalkan kontribusi kita ke pariwisata terutama pasca COVID-19 sehingga Indonesia bisa bangkit dengan lebih cepat dan kuat," kata Triawan.

Senada dengan hal itu, Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia, Dony Oskaria mengaku ada tiga aspek yang akan dikembangkan. Untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jateng.

"Yang pertama berkaitan dengan Borobudur karena menjadi salah satu destinasi super prioritas (DSP). Kedua, Kota Lama Semarang yang memiliki 32 bangunan milik BUMN dan ingin kami optimalikan. Ketiga, bandara untuk menjadi pusat perekonomian UMKM," tutup Dony. (OL-13)

Baca Juga: Pendekatan Adat dan Budaya Harus Intensif dalam Pembangunan Ibu Kota Negara Baru

Baca Juga

Ist

1 Orang Hilang Terseret Arus di Pantai Kuta Bali

👤Ruta Suryana 🕔Rabu 18 Mei 2022, 23:45 WIB
"Laporan kami terima pukul 19.05 Wita dari Bapak Sutayana, adanya 1 orang terseret arus di Pantai Kuta, di depan salah satu...
dok.ist

Diduga TPPU, PT Titan Diminta Angkat Kaki dari Sumsel

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 18 Mei 2022, 21:50 WIB
AKTIVIS dan tokoh pemuda asal Muara Enim Hari Azuar meminta agar PT Titan Group segera hengkang dengan meninggalkan semua bisnisnya di...
ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Pemkab Nyatakan Sebaran PMK di Lamongan Relatif Terkendali

👤M Yakub 🕔Rabu 18 Mei 2022, 21:49 WIB
"Sapi-sapi yang sebelumnya mengalami penurunan nafsu makan dan tidak bisa berdiri, saat ini sudah mulai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya