Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Gandeng Perusahaan Tiongkok, Imperial Pictures Integrasikan Teknologi Global ke Film Nasional

Rahmatul Fajri
07/2/2026 17:55
Gandeng Perusahaan Tiongkok, Imperial Pictures Integrasikan Teknologi Global ke Film Nasional
Ilustrasi(Dok Ist)

RUMAH produksi Imperial Pictures resmi menjalin kolaborasi strategis dengan perusahaan digital raksasa asal Tiongkok, Migu. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem industri kreatif digital nasional melalui integrasi teknologi modern dalam produksi film, musik, hingga konten drama pendek.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut berlangsung di Beijing yang disaksikan langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun.

CEO Imperial Pictures, Peter Surya Wijaya, menegaskan bahwa langkah ini diambil agar karya kreatif anak bangsa tetap relevan dengan perkembangan zaman yang kian didominasi oleh aspek digital.

"Masa depan industri kreatif sangat bergantung pada adopsi teknologi. Melalui kemitraan dengan Migu, kami ingin memastikan karya lokal tidak hanya kuat secara cerita (storytelling), tetapi juga didukung standar teknologi produksi kelas dunia," ujar Peter dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/2/2026).

Lebih lanjut, Peter menjelaskan bahwa teknologi akan digunakan untuk menciptakan pengalaman visual yang lebih mendalam bagi penonton. Targetnya, teknologi bukan lagi sekadar alat pendukung, melainkan menjadi bagian inti dari ekosistem kreatif yang memberdayakan talenta muda Indonesia.

"Teknologi membantu kita bercerita dengan cara yang lebih efisien dan inovatif. Kami ingin membawa industri film Indonesia ke level berikutnya," tambah Peter.

Melalui kolaborasi internasional ini, Imperial Pictures berharap dapat berkontribusi signifikan dalam menjadikan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu penopang utama ekonomi nasional di masa depan.

Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, menyambut positif sinergi ini. Ia menilai penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.

Menurut Djauhari, teknologi berperan sebagai jembatan kebudayaan sekaligus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi kreatif di tanah air. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya