Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
BALI dinilai memiliki daya tarik yang tinggi sebagai destinasi wisata dunia. Pada sisi lain, Bali juga salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata nasional yang memiliki multiplier effect secara signifikan bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Berkaca dari itu, Worcas Group, perusahaan nasional yang bergerak pada berbagai sektor usaha strategis, berencana membangun kantor pusat di Bali.
Presiden Direktur Worcas Group Roysevelt menyampaikan proyek ambisius itu menandai fase baru pertumbuhan perusahaan sekaligus mempertegas komitmen mendorong penguatan perekonomian daerah, khususnya di Bali. “Pengembangan bisnis di Bali merupakan bagian dari komitmen kami untuk ikut menyokong perekonomian lokal, membuka lapangan pekerjaan, serta membangun ekosistem usaha secara berkelanjutan,” ujar Roysevelt, Rabu (7/1/2026).
Ia menyampaikan Kantor Pusat Bali Worcas Group akan dibangun di atas lahan strategis dengan luas bangunan sekitar 5.000 meter persegi dan dirancang sebagai gedung multifungsi yang akan jadi pusat manajemen, koordinasi bisnis, serta pengembangan inovasi perusahaan. Pembangunan gedung ini ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Ia menjelaskan selain menjadi pusat operasional regional, kantor pusat ini pun dirancang untuk menampung berbagai aktivitas korporasi seperti pengolahan bisnis kopi dan cokelat premium Indonesia, pengembangan merek nasional ke pasar global, hingga pusat kolaborasi dengan mitra strategis dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lokal Bali.
"Kami optimistis proyek ini akan memberikan dampak ekonomi yang luas, termasuk penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan aktivitas rantai pasok, serta kontribusi nyata bagi sektor konstruksi, pariwisata, dan industri kreatif di Bali," paparnya.
Ia juga menegaskan keseriusan perusahaan dalam menjadikan Bali sebagai salah satu hub bisnis strategis perusahaan di Indonesia, sekaligus memperkuat peran sektor swasta nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berkelanjutan dan berdaya saing global.
Worcas Group dikenal sebagai grup usaha yang memiliki portofolio lintas sektor, mulai dari industri kopi dan cokelat Indonesia, manufaktur dan distribusi produk konsumsi, pariwisata dan produk kuliner, hingga sektor jasa profesional dan konstruksi, termasuk law firm serta kontraktor dan interior design.
Dengan jaringan bisnis yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan keterlibatan aktif di pasar global, Worcas terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan nasional dengan orientasi jangka panjang berdaya saing internasional. (H-2)
Minat wisatawan Indonesia terhadap perjalanan internasional dengan pengalaman yang lebih personal dan bermakna terus menunjukkan peningkatan.
Meski secara konsisten masuk dalam jajaran sepuluh besar setiap tahunnya, ini adalah kali pertama Bali menempati posisi puncak dalam sejarah penilaian TripAdvisor.
Pendapatan bulanan tempat wisata melonjak dari rata-rata Rp12 juta menjadi sekitar Rp32 juta per bulan, seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kebijakan itu diharapkan bisa menarik pengunjung, sehingga meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Bosan dengan Bali? Temukan 7 destinasi WFA terbaik di Indonesia tahun 2026. Panduan lengkap infrastruktur internet, biaya hidup, dan komunitas digital nomad.
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kontribusi PDB sektor ini pada 2024 sebesar Rp1.611,2 triliun atau 7,28% dari PDB nasional melebihi pertumbuhan PDB nasional 5,03%.
Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif tercatat tumbuh 5,69 persen, dengan nilai ekspor yang telah mencapai US$12,89 miliar dan melampaui target tahun 2025.
Mayoritas pelaku usaha kreatif merupakan usaha mikro dan kecil yang berkembang terutama di wilayah perkotaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved