Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
API abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah kembali padam, para pengunjung kecewa dan Cabang Dinas Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah Kendeng Selatan segera lakukan pengecekan.
Pemantauan Media Indonesia Jumat (30/1) ratusan pengunjuk Api Abadi Mrapen di Desa Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan kecewa, karena titik api padam sehingga tidak dapat lagi menyaksikan fenonena alam yang telah berabad-abad lamanya menjadi daya tarik wisata dan menjadi sarana ritual.
Api Abadi Mrapen sebelumnya pernah mengalami kondisi padam total pada September 2020 hingga April 2021 lalu, karena diketahui adanya kebocoran aliran gas akibat adanya kegiatan penggalian sumur, sehingga kemudian dilakukan perbaikan hingga kemudian dapat kembali menyala dan dimanfaatkan untuk wisata serta berbagai kegiatan seperti ritual keagamaan maupun olahraga.
"Kecewa kami datang ke sini, karena setelah sampai lokasi ditutup dipasang papan bertuliskan 'Maaf api sedang dalam perbaikan', sehingga tidak dapat menyaksikan fenomena api abadi," kata Sugiri,60, warga Klaten, Jawa Tengah.
Hal serupa diungkapkan Maryati,55, warga Ambarawa, Kabupaten Semarang rencana berwisata dengan keluarga di Grobogan dan Blora kecewa, karena selain tidak dapat menyaksikan fenomena api abadi Mrapen juga tidak dapat menyaksikan fenomena garam Bkedug Kuwu. "Kami hanya bisa menikmati destinasi wisata di Blora," imbuhnya.
Salah satu petugas di Api Abadi Mrapen Anas Rofiqi mengatakan api abadi merupakan destinasi wisata milik Pemprov Jawa Tengah ini mengalami padamnya sejak 1 Januari 2026 lalu, sehingga hal ini telah dilaporkan ke instansi terkait untuk segera dilakukan perbaikan, karena banyak pengunjung yang kecewa.
”Mati sudah sejak 1 Januari lalu, karena pipa penyaluran gas penuh lumpur, kita tidak punya alat sedotnya dan masih menunggu dari ESDM,” ujar Anas Rofiqi.
Kepala Seksi Energi Cabang Dinas Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah Kendeng Selatan Slamet Widodo merespon padamnya nyala api di destinasi wisata Api Abadi Mrapen yang berada di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan dengan segera melakukan peninjauan ke lokasi untuk melihat penyebabnya.
Menghadapi padamnya wisata ikronik Api Abadi Mrapen ini, menurut Slamet Widodo, telah beroordinasi dengan Bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) Dinas ESDM Induk dan segera melakukan pengecekan langsung untuk mengetahui secara persis penyebabnya hingga segera dapat diatasi.
Kedatangan sejumlah petugas direncanakan pekan depan, ungkap Slamet Widodo, akan melakukan kajian awal terkait padamnya Api Abadi Mrapen tersebut. "Mohon maaf kami belum bisa memberikan keterangan sebelum melakukan tinjauan lokasi dan melakukan kajian awal,” tambahnya. (H-2)
Puluhan petugas gabungan untuk membantu warga akicat bencana angin puting beliung yang terjadi Jumat (17/20 petang dan terus dikakukan pendataan.
KPAI menegaskan bahwa pihaknya turut berbelasungkawa atas meninggalnya siswa kelas VII SMP Negeri 1 Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, akibat perundungan.
Angga dipukuli dan hasil autopsi memperlihatkan ada gumpalan darah di bagian kepala diduga sebagai penyebab kematian korban
AKSI unjuk rasa berbuntut kerusuhan juga pecah di Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah Sabtu (30/8). Selain Gedung DPRD Grobogan, sejumlah kantor dan pos polisi menjadi sasaran.
Untuk kegiatan hari ini, penanaman dilakukan di lahan seluas 168.432,23 hektare, yang terdiri dari 117.510 hektare lahan perhutanan sosial dan sisanya merupakan lahan campuran.
Minat wisatawan Indonesia terhadap perjalanan internasional dengan pengalaman yang lebih personal dan bermakna terus menunjukkan peningkatan.
Meski secara konsisten masuk dalam jajaran sepuluh besar setiap tahunnya, ini adalah kali pertama Bali menempati posisi puncak dalam sejarah penilaian TripAdvisor.
Pendapatan bulanan tempat wisata melonjak dari rata-rata Rp12 juta menjadi sekitar Rp32 juta per bulan, seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kebijakan itu diharapkan bisa menarik pengunjung, sehingga meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved