Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
AKSI unjuk rasa berbuntut kerusuhan juga pecah di Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah Sabtu (30/8). Selain Gedung DPRD Grobogan, sejumlah kantor dan pos polisi menjadi sasaran perusakan oleh massa aksi yang dipicu oleh tunjangan rumah DPR dan tewasnya driver ojol Affan Kurniawan tersebut.
Pemantauan Media Indonesia hingga Sabtu (30/8) malam, sejumlah kantor dan pos polisi di Purwodadi, Kabupaten Grobogan mengalami kerusakan serius. Selain kaca jendela pecah akibat lemparan benda-benda keras juga sejumlah bangunan rusak berat akibat amuk massa dalam demonstrasi berlangsung sejak siang.
Massa pada awalnya datang untuk menyampaikan aspirasi tiba-tiba berubah anarkis dengan melempar benda keras dari mulai batu hingga kayu ke sejumlah bangunan seperti Kantor Polres, Pos Satlantas Polres Grobogan, Polsek Purwodadi dan Gedung DPRD Grobogan, bahkan sempat terjadi kericuhan di depan polres.
Massa sebagian besar remaja, mengendarai motor datang dari berbagai arah dan memarkirkan kendaraannya di sejumlah titik di Purwodadi, ibukota Kabupaten Grobogan. Mereka datang dengan berjalan kaki dan bergerak ke sejumlah titik.
"Saya sedang melintas depan Polsek Purwodadi, langsung terburu-buru pergi karena khawatir terkena imbasnya, saya lihat kantor polisi itu sepi tidak seperti biasanya," ujar Slamet,45, seorang warga Godong, Kabupaten Grobogan.
Sejumlah kantor polisi lain juga menjadi sasaran amuk massa yang tidak diketahui berasal, mereka langsung melakukan pelemparan dan perusakan terjadinya Gedung DPRD Grobogan hingga kaca jendela dan pintu pecah berantakan.
Kepala Satuan Intelkam Polres Grobogan Ajun Komisaris Joko Susilo mengatakan aksi massa ini diduga bukan buntut demonstrasi di sejumlah daerah di Jawa Tengah.
"Aksi demonstrasi dilakukan pada umumnya anak sekolah SMP dan SMA sederajat berawal dari ajakan di medsos," kata Joko Susilo.
Menindaklanjuti aksi amuk massa ini, lanjut Joko Susilo, Polres Grobogan masih masih mendalami kerusuhan ini dan ada sekitar 70 orang pelaku kerusuhan tejah ditangkap dan hingga kini masih menjalani pemeriksaan dan sementara diketahui mereka itu tanpa ada koordinasi satu dengan lainnya. (H-3)
Peristiwa terjadi saat Gubernur Khofifah hendak menemui massa bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin di depan Gedung Negara Grahadi.
Hingga pukul 18.40 WIB, di bagian lantai atas gedung terlihat mulai runtuh setelah api membakar area gedung. Sementara bagian depan gedung DPRD sudah habis terbakar.
Tindakan anarkis menyebabkan beberapa kerusakan fasilitas umum, kendaraan yang dibakar, termasuk beberapa ruang kantor pelayanan publik milik Polda DIY yang rusak terbakar.
Gubernur Jabar mengimbau kepada warga Jabar untuk tetap menjaga keharmonisan dan kebersamaan di tengah aksi solidaritas.
AKSI unjuk rasa buntut tunjangan rumah DPR juga terjadi di Jambi, Saat ini hingga Sabtu, (30/8) suasana semakin 'memanas' dan terjadi beberapa aksi perusakan oleh demonstran.
Untuk kegiatan hari ini, penanaman dilakukan di lahan seluas 168.432,23 hektare, yang terdiri dari 117.510 hektare lahan perhutanan sosial dan sisanya merupakan lahan campuran.
Ratusan warga Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan sejak semalam mulai dievakuasi dan mengungsi di Gedung Olahraga (GOR) Desa Tanggirejo, Grobogan.
Hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir melanda sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah,
Pameran dan Bursa Tosan Aji (keris) bertajuk Nggugah Pusaka Bumi Pepali digelar dalam rangka Hari Jadi ke-299 Kabupaten Grobogan.
Menjelang waktu sahur, warga Desa Baturagung, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan dan sejumlah desa sekitarnya dikagetkan dengan datangnya banjir yang cukup cepat.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved