Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS covid-19 di Kota Semarang kembali melonjak, sebanyak 10 pasien terkonfirmasi virus korona dirawat di rumah sakit. Hal ini kemungkinan dampak dari perayaan Natal dan tahun baru karena masih masa incubasi 14 hari.
Pemantauan Media Indonesia Jumat (7/1) kasus covid-19 di Kota Semarang, Jawa Tengah setelah sempat naik usai Natal lalu dan kemudian menurun, kini jumlah warga baik dari dalam kota maupun luar daerah terkonfirmasi positif virus korona kembali melonjak menjadi 10 orang dari sehari sebelum tersisa tiga orang.
Data diterima dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, 20 pasien covid-19 dirawat di rumah sakit tersebut berasal dari dalam kota sebanyak lima orang dan lima orang lainnya merupakan pasien rujukan dari luar daerah. "Pasien dalam Kota dua orang dari Kecamatan Semarang Barat dan Banyunanik dan tiga orang warga Ngalian," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam.
Meningkatnya kasus covid-19 terjadi saat ini, demikian Abdul Hakam, selain dilakukan penelusuran dan penanganan cepat, juga masih dilakukan penelitian penyebabnya apakah merupakan dampak dari perayaan tahun baru atau sebab lain, karena saat usai Natal lalu meningkat dengan enam pasien ada pertalian keluarga, baru pulang dari luar kota dan belum pernah divaksin.
Jika meningkatnya kasus covid-19 saat ini adalah dampak Nataru, lanjut Abdul Hakam, cukup dimungkinkan karena masa inkubasi virus korona itu 14 hari atau dua pekan, meskipun hal ini masih dalam pencarian dan pemantauan. "Jika benar merupakan dampak Nataru maka segera dilakukan langkah pencegahan agar tidak meluas," tambahnya.
Meskipun berharap tidak ditemukan ada kasus baru ujar Abdul Haka, namunsegala kemungkinan dapat terjadi, sehingga untuk meminimalisasi penyebaran covid-19 Dinas Kesehatan Kota Semarang terus lakukan rendom sampling sejak usai Nataru lalu.
"Walaupun sudah divaksin, warga berusia produktif masih berpotensi menularkan covid-19 karena mobilisasi yang tinggi," ungkap Abdul Hakam. (OL-13)
Baca Juga: Polisi Tangkap Dua ABG Pelaku Pembunuhan Remaja di Bekasi
BBWS Pemali Juana Kementerian PU menyebut sedimentasi di Banjir Kanal Barat dan Timur Semarang mengkhawatirkan karena meningkatkan risiko banjir.
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Banjir setinggi 40-60 sentimeter itu membuat sejumlah pabrik di kawasan tersebut terpaksa memulangkan pekerja lebih awal
Banjir tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Semarang sejak pukul 16.00 WIB hingga 18.30 WIB. Banjir yang terjadi mencapai ketinggian 10-60 centimeter.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
CUACA ekstrem masih terjadi puluhan daerah di Jawa Tengah Sabtu (24/1) mengakibatkan bencana hidrometeorologi.
Cuaca ekstrem kembali merata berpotensi di 33 daerah di Jawa Tengah Jumat (23/1), selain masih ada air laut pasang (rob), gelombang tinggi.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
BENCANA angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu (21/1/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved