Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG nelayan asal Desa Lembur, Kecamatan Alor Tengah Utara Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) dinyatakan hilang saat mencari ikan, Jumat (24/12). Sakarias Padama, 41, hilang di Perairan Desa Lembur Kecamatan Alor Tengah Utara akibat cuaca buruk.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere I Putu Sudayana, Sabtu (25/12) menyatakan, korban pergi melaut seorang diri menggunakan sampan di perairan Desa Lembur, sejak Jumat (24/12) sore. Namun, hingga hari ini korban tidak kunjung kembali ke rumah. Pihak keluarga pun berusaha mencari korban di pinggir pantai namun korban tidak ditemukan.
"Korban hilang saat mencari ikan di laut. Pihak keluarga sempat mencari namun tidak ditemukan. Sehingga pihak keluarga pun melaporkan kepada kita. Saat ini kita sedang mencari korban," papar Sudayana.
Ia mengaku untuk mencari korban, pihaknya menerjunkan tim SAR gabungan menuju lokasi pencarian. "Kita masih melakukan pencarian korban. Saat ini korban belum ditemukan," papar dia. (OL-15)
Pemkab Indramayu mengalokasikan pembayaran premi asuransi untuk 1.000 nelayan.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Kecurigaan nelayan muncul ketika RMM menolak memberikan uang panjar untuk pembelian bahan bakar kapal dengan alasan pembayaran akan dilakukan setelah kegiatan memancing selesai.
Kondisi tersebut menyebabkan kapal yang baru kembali melaut harus menunggu hingga delapan jam hanya untuk menurunkan hasil tangkapan.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyoroti kondisi overkapasitas kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.
Festival yang dirangkai dengan berbagai lomba ini merupakan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas tangkapan ikan yang melimpah.
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved