Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Selatan bakal menyiapkan 25.200 liter minyak goreng untuk operasi pasar di tengah lonjakan harga komoditas bahan pokok tersebut.
Sekretaris Daerah Sumatra Selatan, Supriono mengatakan, pemprov melalui Dinas Perdagangan bakal bekerja sama dengan perusahaan untuk memasok minyak goreng dengan harga di bawah rata-rata pasar. ''Operasi pasar itu akan kami lakukan di beberapa titik, terutama di pasar-pasar tradisional,'' katanya, Rabu (22/12/2021).
Pihaknya pun mengupayakan pengamanan oleh Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Daerah Sumsel. ''Sehingga jangan sampai ada yang melakukan aksi ambil untung dengan menimbun stok,'' katanya.
Kepala Dinas Perdagangan Sumatra Selatan, Ahmad Rizali, menambahkan operasi pasar tersebut bakal digelar di sembilan titik mulai Selasa (21/12). Rizali memaparkan harga minyak goreng yang bakal dilepas ke masyarakat itu dibanderol Rp14.000 per liter.
''Setiap titik akan kami siapkan 3.000 liter minyak goreng. Harganya lebih murah, selisih Rp5.000 per liter dibanding harga pasaran,'' katanya.
Rizali menerangkan kenaikan harga minyak goreng tidak terlepas dari tingginya harga minyak sawit mentah (crude palm oil/ CPO), yang meningkat hingga 30%.
Dijelaskannya, harga minyak goreng sawit meningkat 60% jika dibandingkan tahun lalu. Rinciannya, harga minyak goreng kemasan naik dari semula Rp12.000 per liter menjadi Rp19.000 per liter.
Sementara untuk harga minyak goreng curah, melonjak dari Rp11.000 per liter menjadi Rp17.000 per liter. ''Tentunya kami juga berharap harga CPO bisa turun sehingga harga minyak goreng baik curah dan kemasan juga bisa turun,'' katanya.
Sementara itu Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumsel, Hari Widodo mengatakan, operasi pasar merupakan salah satu strategi yang bisa diterapkan pemda manakala harga bahan pokok melonjak. Menurut Hari, setiap komoditas, termasuk minyak goreng, memiliki andil terhadap pembentukan inflasi namun besarannya berbeda-beda. ''Ada yang kenaikannya sedikit saja tetapi berdampak besar terhadap inflasi, contohnya beras,'' katanya.
Pihaknya masih meninjau andil harga minyak goreng untuk laju inflasi Sumsel. ''Mudah-mudahan dengan adanya kebijakan baru bolehnya peredaran minyak goreng curah dan operasi pasar bisa menekan harga minyak goreng,'' tutupnya. (DW/OL-10)
TPID DIY dan Bupati Gunungkidul pantau harga sembako di Pasar Semin. Cabai rawit merah tembus Rp80.000. Simak skenario intervensi dan daftar harga terbaru.
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Utara memerketat pengawasan harga dan menggencarkan operasi pasar menjelang Idulfitri 2026.
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Sejumlah komoditas sempat mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit merah yang sebelumnya menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan produksi dan stok crude palm oil (CPO) nasional dalam kondisi aman untuk mengantisipasi lonjakan permintaan minyak goreng selama Ramadan.
Untuk pembelian MinyaKita, satu konsumen dibatasi maksimal 12 liter atau satu karton.
Holding Perkebunan PTPN III melalui subholding PTPN IV PalmCo memastikan kesiapan pasokan minyak goreng nasional guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan jelang Lebaran.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka kasus korupsi ekspor CPO 2020–2024. Negara diperkirakan rugi Rp14,3 triliun akibat manipulasi klasifikasi produk untuk hindari aturan DMO.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved