Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SKEMA jadwal pemberian vaksinasi covid-19 bagi sasaran di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mulai diubah. Seperti dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) yang melaksanakan vaksinasi pada malam.
Kepala Kejari Kabupaten Sukabumi, Bambang Yunianto, mengatakan perubahan skema jadwal vaksinasi lebih diarahkan menjangkau masyarakat sasaran yang tak bisa mengikutinya pada pagi atau siang karena berbagai aktivitas. Dengan perubahan skema seperti itu tidak ada alasan bagi masyarakat sasaran tak menjalani vaksinasi.
"Masih banyak masyarakat yang waktunya berbenturan dengan pekerjaan saat pagi atau siang. Jadi kita inisiatif membuka jadwal layanan vaksinasi pada malam," kata Bambang, Sabtu (18/12).
Upaya itu juga dilakukan membantu percepatan vaksinasi di Kabupaten Sukabumi yang saat ini masih di kisaran 60%. Hingga saat ini pelaksanaan vaksinasi pada malam hari sudah dilakukan tiga kali. "Vaksinasinya bagi sasaran yang sudah menjalani dosis pertama maupun yang mau kedua," sebutnya.
Antusias masyarakat cukup tinggi. Setiap kali digelar vaksinasi, lebih 250 orang yang mengikutinya. "Kita akan melaksanakan lagi menjelang Hari Ibu. Sasarannya kisaran 300-500 orang," terang Bambang.
Sejauh ini, pelaksanaan berjalan lancar tanpa kendala. Tim vaksinator dibantu Puskesmas Cibadak serta RSUD Sekarwangi. "Kami jadwalkan pelaksanaannya dilakukan setiap minggu hingga 28 Desember nanti. Dengan begitu kami harapkan bisa membantu percepatan capaian vaksinasi 70% hingga akhir tahun ini," jelasnya.
Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menargetkan akhir tahun ini cakupan vaksinasi bisa mencapai 70%. Berbagai upaya percepatan terus dilakukan untuk mencapai target tersebut.
"Bahkan bila memungkinkan kita buka layanan vaksinasi selama 24 jam di Puskesmas ketika capaian masih belum terkejar," pungkasnya. (OL-15)
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
TANAH longsor, banjir, dan cuaca ekstrem masih mewarnai sejumlah daerah di Jawa Barat.
Pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Rabu (14/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi tersebut dikenal rawan pergerakan tanah
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Wilayah yang terdampak cuaca ekstrem antara lain akses ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu
Dedi berjanji akan menindaklanjuti permintaan itu, sehingga ada kejelasan dan penyelesaian terhadap 500 rumah yang rusak akibat banjir dan longsor.
SEPANJANG tahun 2025, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi tertinggi di Indonesia pada angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) membantah tidak memiliki dana untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada Januari 2026.
BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang- sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada periode 23 - 29 Januari 2026 di Jawa Barat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved