Kamis 02 Desember 2021, 19:55 WIB

Sumatra Utara Bentuk Tim Keamanan Siber Mulai 2022

Yoseph Pencawan | Nusantara
Sumatra Utara Bentuk Tim Keamanan Siber Mulai 2022

MI/ANDRI WIDIYANTO
POLISI mengungkap jaringan penipuan siber di Jakarta

 


PEMERINTAH Provinsi Sumatra Utara akan memiliki tim khusus yang menjaga
keamanan dan menangani gangguan pada jaringan digital pemerintahan, mulai 2022.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara Abdul Aziz
mengatakan, pihaknya sedang mendukung persiapan pembentukan Government
Computer Security Incident Response Team (GovCSIRT).

"Pembentukan Gov-CSIRT Provinsi Sumut akan direalisasikan pada 2022,"
ungkapnya.

Dia menjelaskan, keamanan siber telah menjadi salah satu isu penting di
dunia sejak teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan. Baik dalam aspek sosial, ekonomi, hukum, organisasi, kesehatan, pendidikan, kebudayaan, pemerintahan maupun pertahanan.

Perkembangannya berbanding lurus dengan tingginya pemanfaatan teknologi
informasi dan komunikasi. Namun tingkat risiko dan ancaman
penyalahgunaannya juga semakin tinggi dan semakin kompleks.

Menyikapi fenomena itu, lanjut dia, perlu diciptakan lingkungan siber
strategis dan penyelenggaraan sistem elektronik yang aman, andal dan
terpercaya. Untuk itulah tim ini dibentuk, guna merespon berbagai permasalahan dalam bidang teknologi informasi, terutama menangani keamanan.

CSIRT merupakan organisasi atau tim yang bertanggung jawab menerima,
meninjau dan menanggapi laporan dan aktivitas insiden keamanan siber.

Pemprov Sumut, kata dia, berharap tim ini juga mampu mempercepat proses
penanganan insiden dan mencegah insiden terulang kembali.

Secara teknis, CSIRT dibentuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan
merupakan salah satu Program RPJMN Bappenas 2020-2024. BSSN akan membentuk CSIRT di 87 Instansi Pusat dan seluruh pemerintah provinsi.

CERT (Computer Emergency Response Team) merupakan tim koordinasi teknis
terkait insiden jaringan internet di seluruh dunia. Belakangan tim ini
berubah nama menjadi CSIRT (Computer Security Incident Response Team).

CSIRT memiliki ruang lingkup yang terbatas atau untuk kalangan tertutup, seperti GovCSIRT (institusi pemerintah). GovCSIRT merupakan tim koordinasi teknis terkait insiden pada lingkup jaringan yang dibangun institusi
pemerintahan.

GovCSIRT di Indonesia diluncurkan pertama kali oleh Direktorat Keamanan
Informasi (Subdit Monitoring, Evaluasi dan Tanggap Darurat) Kementerian
Komunikasi dan Informatika pada 17 September 2012. (N-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Umarul Faruq

BMKG: Sulut Diguncang Gempa dengan Magnitudo 6,1

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 10:15 WIB
Dalam informasi yang diterima dari BMKG di Jakarta, Sabtu, lokasi gempa berada di 3.67 lintang utara dan 126.82 bujur...
DOK Pribadi.

Wapres PNLG Tunjukkan Pengelolaan Kawasan Pesisir Jelang Pertemuan Oktober

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 08:58 WIB
Sejumlah keberhasilan itu tampak pada program pembangunan rumah untuk keluarga nelayan di daerah itu, termasuk bantuan perahu hingga jaring...
ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

Tiga Desa di Cirebon Banjir akibat Luapan Sungai Ciberes

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 07:15 WIB
Alex mengatakan banjir yang merendam tiga desa itu mengakibatkan ratusan rumah warga, terutama di bantaran Sungai Ciberes terendam banjir...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya