Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai gelombang tinggi di perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) antara 24-27 November 2021.
Gelombang tinggi yang terjadi di perairan NTT tersebut bukan akibat siklon Paddy yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. "Siklon Paddy tidak berdampak terhadap cuaca di NTT," kata prakirawan BMKG Stasiun El Tari Kupang, Nanik Tresnawati, Rabu (24/11).
Sesuai laporan BMKG, tinggi gelombang berkisar antara 1,5-2,5 meter masuk kategori sedang, namun berisiko bagi kapal nelayan dan tongkang.
Baca juga: KPPU Selisik Lonjakan Harga Minyak Goreng di Sumut
Gelombang tinggi tersebut melanda perairan selatan Kupang hingga Rote,Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Selat Sape bagian selatan, Samudera Hindia selatan Sumba hingga Sabu dan Samudera Hindia slatan Kupang hingga Rote. Sedangkan kecepatan angin antara 8-10 knot per jam.
Menurutnya, siklon Paddy telah menjuah dari perairan Indonesia sejak Selasa (23/11) malam dengan kekuatan 35 knot atau 65 kilometer per jam. Intensitas siklon Paddy menurun dalam 24 jam ke depan.
Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi banjir dan tanah longsor menyusul hujan lebat mengguyur beberapa wilayah di Kabupaten Kupang dan Kota Kupang, Manggarai Barat, Timor Tengah Selatan Hujan lebat turun sejak pukul 10.00 Wita dan masih berlangsung sampai pukul 16.30 Wita. (H-3)
Tujuh kru KM Ganda Nusantara 17 berhasil dievakuasi dengan bantuan KM Sabuk Nusantara 115 yang melintas di perairan tersebut setelah mengalami insiden di Maluku Utara.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot
BMKG menetapkan status zona merah untuk sejumlah wilayah perairan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (5/3).
BBMKG Denpasar rilis peringatan dini gelombang 5 meter dan angin kencang 40 knot di Bali akibat bibit siklon 90S. Cek wilayah terdampak di sini.
BMKG pantau 3 bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang picu cuaca ekstrem di Indonesia. Waspada hujan lebat, angin kencang, dan gelombang hingga 4 meter.
BALAI Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III mengeluarkan peringatan dini potensi peningkatan air laut maksimum di sejumlah wilayah pesisir Bali.
BADAN Penanggulangan bencana daerah (BPBD) Jawa Timur melakukan i pengecekan kondisi peralatan Early Warning System (EWS) yang tersebar di berbagai daerah di Jatim
“Pemilihan lokasi pemasangan EWS didasarkan pada kejadian banjir susulan akhir tahun 2025 di Desa Lampahan Timur,”
Sebanyak 62 jadwal perjalanan kereta cepat Whoosh kembali normal usai gempa bermagnitudo 4,9 di Kabupaten Bekasi.
Sistem peringatan dini gempa bumi memanfaatkan jaringan sensor seismik untuk mendeteksi gelombang primer (P)—gelombang cepat yang muncul pertama kali saat gempa terjadi.
BMKG membuat sistem peringatan dini tsunami Indonesia (InaTEWS) yang resmi beroperasi sejak 11 November 2008.
Potasium bisa dijadikan indikator baru dalam pemantauan aktivitas vulkanik, terutama untuk menilai potensi terjadinya letusan besar yang memicu pembentukan kaldera.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved