Rabu 17 November 2021, 11:35 WIB

Patung Bung Karno di PLBN Skouw Pengingat Founding Fathers

mediaindonesia.com | Nusantara
Patung Bung Karno di PLBN Skouw Pengingat Founding Fathers

dok.ist
Patung Proklamator Bung Karno ditempatkan di PLBN Skouw Muara Tami, Kota Jayapura, perbatasan RI-PNG.

 

PATUNG Proklamator Bung Karno ditempatkan di PLBN Skouw Muara Tami, Kota Jayapura, perbatasan RI-PNG di bagian utara Papua sebagai pengingat bahwa negeri besar ini ada karena hasil perjuangan founding fathers. Patung dengan tinggi 16 meter dan dibangun di atas pondasi 2,5 meter berada persis sudut kanan jalan menuju ke Pasar Rakyat atau sudut kiri jalan menuju ke garis batas.

"Patung ini ditempatkan di sini sebagai lambang bahwa inilah pendiri negara Republik Indonesia. Ini sangat bagus memberikan pemahaman bahwa kita tidak boleh lupakan jasa founding fathers," jelas Deputi II BNPP Komjen Paulus Waterpauw saat meninjau patung tersebut di PLBN Skouw, Selasa (16/11).

Ditegaskan, jika tidak ada jasa founding fathers, kita tidak akan berada dalam keadaan seperti sekarang ini. "Tidak boleh lupa, kita dalam keadaan seperti sekarang ini, maju seperti saat ini karena pendahulu kita, para founding fathers, mereka berjuang, ditahan bahkan kehilangan jiwa raganya untuk berdirinya negeri ini," jelasnya lagi.

Patung Bung Karno dan Patung Garuda dibangun di 7 PLBN yang ada di Indonesia. "Patung Bung Karno dan Patung Garuda menjadi ikon dan wajib berada di semua PLBN," ujar Kasubdit Keamanan dan Kebersihan PLBN Skouw Brendina Mathilda Pusung.

Patung Soekarno dicat warna hitam dengan gaya berpidato sambil mengepit tongkatnya. Kepala PLBN Skouw Yan Numberi mengusulkan jika cat patung warna hitam tersebut, diganti dengan cat warna kuning keemasan seperti cat patung Garuda yang ada di bagian depan kantor PLBN.

"Kami usulkan catnya diganti dengan warna emas seperti warna patung garuda yang ada di bagian depan kantor PLBN," jelasnya.

Pergantian cat patung menjadi warna emas mendapat dukungan Deputi II BNPP Komjen Paulus Waterpauw. "Patung awal berwarna hitam dan ada keinginan dari Kepala PBLN Skouw Pak Yan Numberi dan staf ut mengubahnya menjadi warna keemasan. Saya setuju karena patung harus diperindah dibuat sedemikian agung agar menjadi kesan yang indah dilihat anak cucu kita," jelasnya. (OL-13)

Baca Juga: Pemenang Habibie Prize Periode XXIII Raih Hadiah US$25 ribu

Baca Juga

MI/Lina Herlina

Siap Wujudkan Kemandirian Pangan, Lebih dari 5.000 Insan Pertanian Hadiri Pra Penas 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 08:11 WIB
Lewat kegiatan ini diharapkan dapat terbangun sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan melalui...
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Hasil Lab BBVeteriner Maros Pastikan Kematian Sapi di Sulsel Negatif Antraks

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 08:08 WIB
Cuaca yang ekstrim akhir-akhir ini menyebabkan ternak dapat dehidrasi di area...
Dok Kementan

Bawang Merah di Jayapura Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 06:30 WIB
Bawang merah antar pulau diambil dengan harga Rp6 ribu-Rp 70 ribu/kg namun kondisinya masih kotor sehingga harus dibersihkan terlebih...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya