Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, harus lebih giat mengedukasi masyarakat pentingnya divaksin covid-19. Pasalnya, masih ditemukan warga yang enggan divaksin dengan berbagai alasan.
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, menuturkan hampir separuh masyarakat yang terdata sebagai sasaran vaksin covid-19 seperti enggan divaksin. Yusman memperkirakan kondisi itu karena berbagai faktor di lapangan.
"Saat ini sisa 50% warga yang jadi sasaran vaksinasi sudah mulai tidak mau divaksin. Kalau yang 50% awal memang karena mereka membutuhkan," jelas Yusman, Selasa (16/11).
Sasaran vaksinasi covid-19 di Kabupaten Cianjur terdata sebanyak 1.916.814 orang. Hingga Jumat (12/11), cakupan vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Cianjur baru mencapai 52,48% atau lebih dari 1 juta sasaran.
Menurut Yusman, mereka yang enggan divaksin kemungkinan tidak mengetahui secara utuh pentingnya vaksinasi, termasuk bisa juga karena termakan berbagai isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Karena itu, sebut Yusman, butuh sosialisasi dan edukasi ekstra kepada masyarakat sasaran yang enggan divaksin.
"Memang ini butuh waktu. Padahal, informasi soal vaksin ini terus digencarkan baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah. Belum lagi melalui media sosial yang sudah banyak diinformasikan," terangnya.
Yusman menyebut, kalangan masyarakat yang enggan divaksin tersebar merata di 32 kecamatan di Kabupaten Cianjur. Hasil evaluasi, rata-rata cakupan per kecamatan masih di kisaran 50%. "Yang paling tinggi itu di Kecamatan Cianjur. Itu sudah mencapai sekitar 60%," sebutnya.
Di sisi lain, Pemkab Cianjur sedang mengejar target capaian 70% vaksinasi bagi sasaran. Hal itu untuk mencapai kekebalan komunitas seperti yang ditargetkan pemerintah.
"Insya Allah, optimistis kalau 70% bisa tercapai hingga akhir tahun ini. Makanya, selain pelaksanaan vaksinasi di semua sentra hingga jemput bola ke lingkungan masyarakat, kita juga gencarkan lagi edukasi pentingnya divaksin agar akselerasinya bisa tercapai sesuai target," pungkas Yusman. (OL-15)
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved