Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKSUD hati petani di kawasan Kabupaten Aceh Tenggara,Provinsi Aceh, untuk menggapai pendapatan dan kesejahteraan ekonomi lebih baik pupus sudah pada musim panen kali ini. Pasalnya, sejak musim panen raya dua pekan terakhir, harga gabah padi di negeri berjulukan Tanah Alas itu turun.
Di kawasan Kecamatan Babel misalnya, harga gabah kering panen (GKP) yang sebelumnya Rp 5.500 per kg (kilogram), sekarang turun menjadi Rp 5.000 per kg. Bahkan harga seperti itu hanya untuk jenis gabah tertentu, sedangkan gabah yang tidak diperioritaskan oleh tengkulak lebih anjlok lagi yakni berkisar 4.500 hingga 4.700 per kg.
"Ada dugaan ini permainan pengusaha besar dengan berbagai dalih dan alasan klasik. Tidak mungkin musim panen raya di Aceh tenggara yang luas lahan sawah hanya sekitar 17.455 hektare, bisa merubah harga pasar gabah" tutur Safri, tokoh masyarakat Kotacane, Aceh Tenggara, Selasa (16/11)
Dikatakan Safri, turunnya harga gabah pada musim penen kali ini bisa mempengaruhi semangat petani dalam rangka swasembada beras. Apalagi modal atau ongkos produksi yang harus dikeluarkan petani tidak sesuai dengan pendapatan hasil panen.
Misalnya harga berbagai jenis saprodi sekarang cukup tinngi. Lalu ditambah lagi kelangkaan pupuk bersubsidi yang sering terjadi setiap musim tanam. Lalu dipacu lagi oleh ongkos kerja semakin mahal.
"Ini diantara pemicu petani semakin tidak bersemangat menanam padi. Berharap untuk lebih baik, ternyata terjadi sebaliknya" tutur Sabri.
Dikatakan Sabri, pemerintah harus mengontrol harga pasar jangan sampai terus menerus terjadi permainan. Bila ada penampung atau pengusaha besar yang mempermainkan hara harus ditertibkan secara tegas dan disilin.
"Pemerintah Provinsi Aceh atau Pemkab Aceh Tenggara jangan tinggal diam dengan kondisi ini. Untuk apa mengajak petani rajin menanam kalau harganya terpuruk hingga berbuah kekeewaan" tambah, Jamil, petani lainnya. (OL-13)
Baca Juga: Binda Kepri Gencarkan Vaksinasi Massal dan Door to Door
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Prabowo secara langsung menyematkan tanda kehormatan kepada para perwakilan penerima sebagai bentuk apresiasi negara atas jasa.
Dari swasembada di sektor pangan, lanjut Prabowo, mimpinya untuk melihat keterjangkauan harga di masyarakat dapat tercapai.
pemerintah harus mulai serius mengatur penggilingan padi kecil, penggilingan padi menengah, dan penggilingan padi besar agar tetap bisa hidup bersama.
Penggiling padi diminta untuk tetap memproduksi beras dan mensuplai ke pasar tradisional dan pasar modern dengan menepati syarat mutu seperti yang tertera dalam labeling di packaging.
kenaikan harga gabah dan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium yang tidak berubah mendorong pihak-pihak tertentu untuk melakukan pengoplosan beras
Menurut Bupati, produktivitas pada musim tanam kedua tahun ini tidak lepas dari beberapa faktor pendukung.
PEMERINTAH mengklaim berhasil mencetak tonggak sejarah baru dalam penguatan ketahanan pangan nasional.
Ia menjelaskan, gabah yang diserap diwujudkan untuk bantuan pangan pada masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved