Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA pergerakan tanah dilaporkan terjadi lagi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kali ini lokasinya berada di Kampung Rawabeureum RT 02/06 Desa Campakawarna Kecamatan Campakamulya.
Berdasarkan laporan, kejadiannya pada Selasa (9/11) sekitar pukul 20.00 WIB. Tanah bergerak usai wilayah itu diguyur hujan deras lebih dari tiga jam.
Hasil asesmen di lapangan, terdapat 4 rumah atau 4 kepala keluarga berpenghuni 13 jiwa yang terdampak pergerakan tanah. Rumah diketahui milik Ahmad Suherlan yang dihuni 2 jiwa, Enjang dihuni 3 jiwa, Muhlis dihuni 3 jiwa, dan Bandan yang dihuni 5 jiwa.
"Ada satu rumah kondisinya rusak berat. Sedangkan kondisi tiga rumah lain terancam," terang Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, kepada Media Indonesia, Jumat (12/10).
Rumah yang rusak berat sudah dibongkar. Penghuninya diungsikan sementara ke madrasah. Pun penghuni tiga rumah dengan kondisi terancam. Mereka juga diungsikan ke madrasah tak jauh dari tempat tinggalnya. "Jumlah pengungsi seluruhnya ada 13 jiwa," jelas Asep.
Sejauh ini situasi dan kondisi di lokasi kejadian terpantau aman dan terkendali. Namun warga tetap diingatkan waspada dan siaga karena curah hujan masih cukup tinggi.
"Penanganan sementara sudah kami lakukan. Sampai saat ini personel BPBD dibantu Retana (relawan tangguh bencana) masih memantau lokasi," tutur Asep.
Baca juga: BPBD Mataram Minta Warga Waspada Muka Air Sungai Mulai Naik
BPBD juga telah berkoordinasi dengan perangkat daerah teknis untuk menanganinya. Penanganan tak hanya permukiman yang terdampak, tetapi juga menyangkut bantuan bagi pengungsi. "Nanti lokasi pergerakan tanah akan diteliti tim dari Badan Geologi sekaligus dengan pergerakan tanah di Desa Sukajadi Kecamatan Campaka," pungkasnya. (OL-14)
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
MINTA, seorang lelaki paruh baya warga Bayabang RT 001/006 Desa Talaga Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia gara-gara labu siam.
Penanganan kasus terkait PJU Cianjur oleh Kejaksaan Negeri Cianjur dinilai sangat sarat kriminalisasi.
fluktuasi harga berbagai komoditas pangan dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan.
Penanganan dinilai lebih menyerupai upaya kriminalisasi terhadap kesalahan administrasi daripada pembuktian tindak pidana murni.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved