Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WILAYAH Kabupaten Sleman dan Kabupaten Kulonprogo, DIY pada Jumat (12/11) siang hingga sore berpotensi dilanda hujan disertai angin kencang dan petir.
Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas mengatakan, tak hanya hujan deras, tetapi dimungkinkan pula terjadi gelombang tinggi di perairan Samudera Hindia di sebelah selatan DIY.
Lebih lanjut Reni mengemukakan BMKG telah mengatakan Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta , Jumat (12/11) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang berlaku selama 24 jam mulai hari
Jumat (12/11) pukul 07.00 WIB.
Karena itu ia meminta masyarakat mewaspadai potensi terjadinya hujan deras yang disertai dengan angin kencang dan petir yang dapat melanda wilayah Kabupaten Sleman dan Kabupaten Kulonprogo pada hari Jumat (12/11) siang hingga sore.
Untuk wilayah lainnya pada Jumat siang hingga sore dimungkinkan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sdang. Sedangkan pada pagi hari, potensi hujan ringan dapat terjadi di Kulobprogo bagian selatan, Bantul bagian selatan dan Gunungkidul bagian selatan.
Dalamn peringatan dini cuaca yang berlaku 24 jam sejak pukul 07.00 WIB hari Jumat, Reni lebih lanjut mengemukakan pada malam hari, di Bantul bagian selatan, Kulonprogo bagian selatan dan Gunungkidul bagian selatan berpotensi terjadi hujan ringan.
Suhu udara, berkisar antara 22 hingga 30 derajat Celsius, kelembapan udara berkisar 70 hingga 95 persen, angin dari arah tenggara selatan dengan kecepatan maksimum 25 kilometer per jam.
"Tinggi gelombang di Perairan Yogyakarta berkisar antara 1.25 - 2.5 meter atau kategori sedang," kata Retno.
Karena itu, masyarakat yang beraktivitas di perairan Samudera Hindia di sebelah selatan DIY diminta waspada potensi peningkatan gelombang laut dan waspada potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Sleman, dan Kulonprogo bagian utara. (OL-13)
Baca Juga: 135 Tempat Wisata di DIY Sudah Dibuka
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berkisar antara 18-55 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir dan perairan seperti perairan Barat Lampung
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved