Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI telah memeriksa ibu berinisial RS di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang melaporkan kasus mengenai 3 anaknya yang diduga diperkosa oleh ayah kandungnya. Namun, hingga kini, polisi belum bisa memeriksa 3 anak tersebut karena masih menunggu kesediaan ibu mereka.
"Masih menunggu kesediaan dari ibu R, kapan pemeriksaan anaknya," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan.
Lebih lanjut dijelaskan, ketiga anak terduga korban itu perlu diperiksa polisi untuk dimintai keterangan.
Apabila ketiga anak itu diperiksa, mereka bakal didampingi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).
Baca juga: Buka Gerakan Humanesia, Dompet Dhuafa Gelar Community Festival 2021
"Lah iya diambil keterangan. Tapi didampingi sama PPPA. Kita kan nggak boleh maksa. Kalau ibunya nggak bersedia kita nggak bisa maksa," katanya.
Untuk itu, Ramadhan menegaskan kepolisian masih menunggu izin dari ibu korban agar bisa memeriksa ketiga anaknya.
"Sampai saat ini masih menunggu kesediaan dari ibu korban kapan pemeriksaan anaknya," imbuh Ramadhan.
Sebelumnya, seorang ibu melaporkan kasus 3 anaknya diduga diperkosa ayah kandungnya. Perempuan berinisial RS itu belum memenuhi panggilan polisi setelah kasus itu kembali dibuka. RS bahkan disebut susah ditemui penyidik kepolisian.
"Ibu korban, Selasa (12/10) janji mau datang, kan dia tidak datang. Kemudian sejak saat itu susah ditemui," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan, Selasa (19/10).
Zulpan mengatakan penyelidikan penyidik kini terhambat karena RS sulit ditemui. Dia menyebut keterangan ibu korban sangat diperlukan penyidik.
"Oleh sebab itu, penyidik berusaha menemui ibu itu tidak datang. Bahkan datang ke kantornya itu dikatakan dia ambil cuti," kata Zulpan.
Dia menambahkan penyidik Polres Luwu Timur telah memeriksa keterangan dokter IM yang sebelumnya memeriksa dan menyebut korban mengalami peradangan pada dubur.
"Setelah Polres Luwu Timur membuat laporan polisi model A, kita sudah melakukan pemeriksaan dokter Imelda dengan perawat-perawatnya," katanya.
"Nah ini membutuhkan pendalaman lagi terkait yang dikatakan peradangan pada dubur anaknya. Menurut dokter Imelda begitu rekomendasinya, butuh pendalaman ahli lagi yaitu ke spesialis kandungan. Oleh sebab itu penyidik berusaha menemui ibu itu," beber Zulpan.
Selain itu, kata dia, penyidik belum mengetahui keberadaan tiga anak yang sebelumnya diduga jadi korban kekerasan seksual oleh ayahnya.
"(Keberadaan) ketiga anaknya pun tidak tahu penyidik," pungkas Zulpan. (OL-1)
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Sebagai penanda dimulainya pembangunan, pada Minggu (4/1) telah dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan masjid dan sumur wakaf di wilayah terdampak.
Sejak hari pertama, tim gabungan dari dinas teknis, BPBD, kecamatan, dan PT Vale telah melakukan asesmen mendalam di lapangan.
Setiap insiden lingkungan bukan hanya sebagai peristiwa teknis, melainkan juga sebagai pengingat betapa rapuh sekaligus berharganya ekosistem yang menopang kehidupan kita.
Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, menyimpan catatan panjang sejarah kegempaan yang erat kaitannya dengan pergerakan Patahan Matano.
WARGA Desa Tabarano, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, hidup dalam ketakutan setiap musim kemarau tiba.
Tanaman air invasif Lukut, meskipun bukan asli dari danau-danau ultra-oligotrofik di Sulawesi, telah menyebar dengan cepat dan berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved