Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, membutuhkan 527 ribu dosis vaksin untuk mengejar target capaian sasaran sebesar 70% pada pertengahan bulan ini. Hingga Jumat (5/11), stok vaksin yang tersedia di Gudang Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur sebanyak 350 ribu dosis.
Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, mengatakan sampai saat ini stok masih cukup aman beberapa hari ke depan untuk mengejar target 70%. Kekurangannya sekitar 150 ribuan dosis akan diajukan kembali ke Pemprov Jabar.
"Kalau stok masih aman. Waktu 12 hari untuk mengejar target 70% masih berjalan hingga 14 November. Kalau terjadi kekurangan nanti kita ajukan lagi ke provinsi," kata Yusman kepada Media Indonesia, Senin (8/11).
Untuk mencapai 70%, Pemkab Cianjur menargetkan cakupan vaksinasi setiap kecamatan bisa di kisaran angka 8,33%. Target tersebut berdasarkan hasil estimasi kekurangan capaian dibagi 32 kecamatan.
Saat ini capaian vaksinasi covid-19 di kisaran 47% di Kabupaten Cianjur. Sedangkan capaian sasaran lanjut usia (lansia) di kisaran 32%.
Saat ini Kabupaten Cianjur sedang mengejar target bisa kembali ke level 2. Capaian yang menjadi target hanya tinggal sedikit lagi.
"Berdasarkan Inmendagri (Instruksi Menteri Dalam Negeri), kalau dari level 3 ke level 2, target vaksinasi lansia itu harus 40%. Jadi kita masih kurang 8%. Kalau untuk umum, target mencapai level 2 itu 50%. Kurangnya sedikit lagi," jelas Yusman.
Sedangkan capaian vaksinasi bagi kalangan pelajar usia 12-17 tahun terjadi perbedaan data. Berdasarkan input data manual, cakupan vaksinasi bagi kalangan pelajar sudah mencapai 200 ribuan orang. "Tetapi di dashboard KPCPEN (Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional) hanya muncul angka 11 ribuan. Jadi belum muncul semuanya," ucapnya.
Yusman berharap perbedaan data tersebut bisa segera diperbaharui. Pasalnya, dasar pertimbangan pemerintah pusat menilai capaian vaksinasi covid-19 sebagai indikator penurunan level PPKM itu melihat dari dashboard KPCPEN.
"Tetapi tetap, dasar penurunan level itu, pusat hanya melihat dari satu sumber yaitu KPCPEN. Bukan manyal atau PCare, tapi KPCPEN," pungkasnya. (OL-15)
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kompleksitasnya persoalan tambang di Jawa Barat. Tidak hanya yang ilegal, menurutnya yang legal pun tidak luput dari berbagai masalah.
Data laporan perkembangan APBN terbaru, total pendapatan regional Jawa Barat tercapai sebesar Rp11,09 triliun atau sekitar 5,88% dari target tahunan.
Posko ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat dan fasilitas umum bagi pemudik, tetapi juga sebagai pusat informasi jalur alternatif dan rawan bencana.
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beri pengecualian larangan motor bagi siswa di pelosok. Aturan resmi berlaku tahun ajaran 2026/2027 dengan syarat ketat. Cek rinciannya.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
MINTA, seorang lelaki paruh baya warga Bayabang RT 001/006 Desa Talaga Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia gara-gara labu siam.
Penanganan kasus terkait PJU Cianjur oleh Kejaksaan Negeri Cianjur dinilai sangat sarat kriminalisasi.
fluktuasi harga berbagai komoditas pangan dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan.
Penanganan dinilai lebih menyerupai upaya kriminalisasi terhadap kesalahan administrasi daripada pembuktian tindak pidana murni.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved