Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DESA Campakawarna di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dilanda tanah longsor dan pergerakan tanah. Sebanyak 20 unit rumah warga serta fasilitas lainnya terdampak bencana tersebut.
Berdasarkan informasi, tanah longsor dan pergerakan tanah di wilayah itu terjadi Selasa (2/11). Bencana tersebut dipicu curah hujan tinggi hampir setiap hari dengan interval waktu cukup lama.
Sebagian warga sudah ada yang diungsikan ke tempat lebih aman. Langkah itu dilakukan sebagai antisipasi terjadi bencana susulan yang bisa berpotensi mengakibatkan korban jiwa.
Staf Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Mumuh, mengatakan hasil asesmen sementara, pada bencana di Desa Campakawarga tidak ada korban jiwa. Hanya sebanyak 20 rumah warga ikut terdampak. "Selain itu ada empat titik bangunan TPT (tembok penahan tebing) dan satu bangunan jembatan yang rusak," kata Mumuh, Rabu (3/11).
Mumuh menyebut hasil rapat koordinasi pada Selasa malam, penanganan bencana di Desa Campakawarna menjadi prioritas. Penanganan awal dilakukan dengan mengevakuasi warga yang rumahnya terdampak.
"Ada tiga lokasi yang dijadikan tempat pengungsian yakni di Pustu Desa Campakawarna sebanyak 29 jiwa, kemudian di Kampung Batugede 5 jiwa, dan di Cibanggala tidak dipusatkan di satu titik tapi tersebar di beberapa tempat," terangnya.
BPBD juga telah berkoordinasi dengan perangkat daerah teknis lainnya membantu memenuhi kebutuhan warga pemgungsi. Di antara kebutuhan yang diperlukan yakni logistik, obat-obatan, dan lainnya. "Sejauh ini para pengungsi tidak ada kendala. Mungkin karena memang belum terlalu lama," jelasnya.
Untuk percepatan penanganan, BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Cianjur. Sehingga dimungkinkan mencari solusi penanganannya agar masyarakat bisa kembali beraktivitas.
Camat Campakamulya, Chandra Dwi Kusumah, mengatakan tanah longsor susulan terjadi di Kampung Batugede Desa Campakawarna. Akibatnya, akses jalan penghubung menuju ke Desa Sukabungah maupun ke Kabupaten Bandung Barat terputus karena material tanah menutup badan jalan.
"Selain faktor hujan, hasil pengamatan kami, longsor di sini juga akibat terjadinya penggundulan lahan di kawasan milik Perhutani," pungkasnya. (OL-15)
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved