Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
LA MORINGA Indonesia adalah contoh sukses Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang memanfaatkan platform online untuk memasarkan produknya. Sesuai namanya, seluruh produk yang dijual di outlet yang terletak di Jalan WJ Lalamentik, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur itu berbahan dasar moringa (Moringa oleifera).
Adalah dokter Andre Hartanto yang merintis usaha ini pada akhir 2019, hanya bertahan beberapa bulan karena muncul pandemi Covid-19. Outlet di Bandara El Tari Kupang yang merupakan satu-satunya tempat penjualan oleh-oleh Lapis Moringa pun tutup. Kala itu, dengan transaksi konvensional, omzet penjulan lapis moringa mencapai Rp100 juta per bulan. "Tetapi masuk awal pandemi tidak ada lagi pembeli yang datang belanja ke outlet," ungkap Andre Hartanto.
Untuk bisa tetap eksis, Andre memindahkan outletnya ke tengah kota. Gayung bersambut, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai akibat dari melonjaknya angka covid-19, mau tak mau transaksi jual-beli dilakukan secara online.
baca juga: Pertamina Gas Optimal Kembangkan Desa Wisata Sidomulyo
Lapis moringa dipasarkan dengan beberapa varian rasa, original dengan taburan kacang, cheese moringa, cokelat moringa, dan moringa crispy cheese.
Promosi lewat media sosial tentang nutrisi lengkap yang dikandung moringa digencarkan. Hasil penelitian Fakultas Kedokteran Universitas
Indonesia (FKUI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) menyebutkan moringa mengandung quercetin yaitu antioksidan yang kemampuannya meningkatkan sistem imun, cocok dikonsumsi di era pandemi.
Penjualan dengan memanfaatkan platform e-commerce terbesar di Indonesia ini langsung melonjak, naik sampai 400% atau sekitar Rp500 juta per bulan. Sebanyak 40% pendapatan berasal dari penjualan online. Pelanggan tidak hanya berasal dari wilayah Nusa Tenggara Timur tetapi juga daerah lain seperti Aceh, Jakarta, Surabaya, Timor, dan Flores.
Cukup memesan lapis moringa melalui website tokopedia yang bandrol seharga Rp85.000 per kemasan. La Moringa juga sudah menjalin kerja sama dengan layanan grabfood sehingga memudahkan pelanggan yang ada Kota Kupang memesan makanan tanpa harus datang ke outlet.
Penjualan online menjadi solusi UMKM La Moringa bertahan di masa pandemi. Bahkan, setelah gelombang covid-19 kedua berakhir, omzet
penjualan tidak pernah merosot.
Menyambut pelonggaran PPKM yang memberikan izin kepada warga makan di restoran, Dokter Andre melakukan diversifikasi produk dengan membuat nasi moringa, teh moringa dan es krim moringa. "Boleh makan di tempat, boleh beli dan bawa pulang," katanya.
Bagi Chef La Moringa ini, tantangan penjualan online ialah masih banyak pembeli yang belum tahu produk moringa. Untuk itu, promosi melalui media sosial tidak boleh kendor.
Pelaku UMKM juga harus beralih memasarkan produk mereka secara online agar mampu bertahan di masa pandemi. Sekarang outleet La Moringa memiliki 50 karyawan yang seluruhnya memilki keterampilan memasak yang diturunkan oleh dokter Andre. "Anda sedang berbicara dengan chef," ujar sambil tersenyum.
Sentra UMKM ApashA yang berlokasi di Jalan Frans Seda Kota Kupang juga menjadi contoh UMKM yang berhasil memasarkan produk mereka secara online. Antara 60-70 persen pendapatan pada September 2021 berasal hasil penjual online. Bergerak di bidang kuliner, ApashA memasarkan produk mereka lewat aplikasi facebook dan whatsapp serta menjalin kerjasama dengan grabfood.
"Kami tertatih-tatih di awal pandemi, tetapi setelah beralih ke digitalisasi, cukup membantu dan masih bertahan sampai saat ini," ungkap Megasari, pemilik UMKM Apasha.
Hari jelang sore, Megasari kembali ke rutinitasnya, menyiapkan pesanan makanan online. Dokter Andre Hartanto keluar dari outlet La Moringa pergi ke rumah sakit untuk menangani pasien. "Tak perlu datang ke outlet, kami yang antar," pesannya. (N-1)
SEBUAH bangunan sekolah dasar (SD) di Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), roboh.
JUMLAH penumpang mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir terpantau padat namun tetap aman dan terkendali.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
JUMLAH penumpang mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir terpantau padat namun tetap aman dan terkendali.
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
Jenis kombong lajar kini dijual Rp50.000 per 11 ekor. Sementara ikan belang kuning yang sebelumnya dijual sekitar Rp30.000 ekor, kini naik menjadi Rp50.000 ekor.
ANTUSIASME masyarakat Kota Kupang terhadap vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) melampaui ekspektasi. Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (3/2), jumlah pendaftar mencapai 370 orang.
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Sjafrie menegaskan bahwa sejarah perjalanan Timor Timur adalah urusan kebangsaan yang harus diletakkan pada fondasi empati dan persaudaraan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved