Sabtu 23 Oktober 2021, 17:40 WIB

Pemkot Bandung Hentikan PTM Terbatas Di 12 Sekolah

Naviandri | Nusantara
Pemkot Bandung Hentikan PTM Terbatas Di 12 Sekolah

ANTARA
Pembelajaran tatap muka terbatas

 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat menghentikan  pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) Terbatas di 12 sekolah hingga batas waktu yang belum ditentukan. Langkah ini diambil setelah didapati 54 siswa terpapar Covid-19.

Sekretaris Kota (Sekot) Bandung, Ema Sumarna mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan acak terhadap 2.000-an siswa di sejumlah sekolah pada berbagai tingkatan di Kota Bandung, pertengahan Oktober 2021.

"Ada 12 sekolah yang kegiatan PTMT-nya terpaksa dihentikan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan. Karena jumlah siswa yang terpapar Covid-19 ternyata lebih dari lima persen. Makanya sekolahnya harus ditutup sementara," ujarnya.

Ema mengatakan, ke-12 sekolah yang dihentikan PTM Terbatasnya adalah SMK 5, SMP Pelita, SD YAS, SD Ibnu Taimiyah, SLB Sumber Sari, SMK Buana Karya, SMAN 6, SD Leuwipanjang, SD Pabaki, SDN Panyileukan, SDN Cihampelas, dan SMP Pasundan 2 Dago.

"Sekolah-sekolah yang lain tetap diizinkan menggelar PTM Terbatas, namun harus lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Para siswa di sekolah yang dihentikan sementara PTMT-nya, tetap belajar, namun beralih kembali ke pembelajaran jarak jauh," jelasnya.

Di sisi lain, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Cucu Saputra, mengatakan penghentian PTM Terbatas di ke-12 sekolah di Kota Bandung ini dilakukan begitu hasil tes keluar secara bertahap. Hasil tes PCR itu keluar pada Selasa (19/10) dan Kamis (21/10).

Sekolah yang terdapat siswa atau gurunya yang terpapar Covid-19, harus berkoordinasi dengan UPT Puskesmas setempat untuk pelaksanaan tindak lanjut secara medis sesuai dengan standar yang sudah ditentukan.

"PTM Terbatas akan dibuka kembali setelah proses tindak lanjut medis yang dilaksanakan oleh UPT Puskesmas setempat tuntas. Mengedukasi dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat bagi seluruh ekosistem satuan pendidikan baik di lingkungan sekolah  maupun di luar lingkungan sekolah," tambahnya.

Bagi satuan pendidikan yang presentasi hasil swab di atas 5 persen dinyatakan positif untuk menghentikan sementara pelaksanaan PTMT sampai proses 3T (testing  tracing dan treatment sebagaimana ketentuan selesai dilaksanakan. Kegiatan belajar mengajar dikondisikan secara daring, bukan berarti berhenti.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengatakan ada 2.179 siswa yang telah menjalani tes PCR secara acak. Dari jumlah tersebut, 54 siswa atau 2,54 persen positif Covid-19.

Pihaknya masih terus melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang  kontak erat dengan orang yang dinyatakan Kepala positif Covid-19. "Siswa dan guru yang positif Covid-19 sudah melakukan isolasi mandiri di rumah masing masing," ujarnya. (OL-15)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Sandiaga Bantu Pemuda di Kulon Progo yang Manfaatkan Limbah Jagung

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 01:23 WIB
Sandiaga pun berdialog dengan Ade. Sebab, pemuda tersebut bisa memanfaatkan limbah jagung menjadi produk yang...
DOK.MI

3 Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Pagar Puskesmas di NTT Ditahan

👤Palce Amalo 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:25 WIB
Anggaran proyek itu bersumber dari Dinas Kesehatan Rote Ndao sebesar Rp1,120...
Dok. Pribadi

Sandiaga Berikan Bantuan Seniman Tari Surakarta Kembangkan Bakatnya

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:17 WIB
Dalam kesempatan itu, Dzari mengatakan tarian goleknya belum memiliki musik pengiring. Sebab Dzari terkendala biaya untuk menyewa gamelan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya