Rabu 20 Oktober 2021, 18:50 WIB

Capaian Vaksinasi Rendah, Sikka Naik Ke PPKM Level Tiga

Gabriel Langga | Nusantara
Capaian Vaksinasi Rendah, Sikka Naik Ke PPKM Level Tiga

MI/Gabriel Langga
Vaksinasi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

 

KABUPATEN Sikka, Nusa Tenggara Timur kembali naik status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level dua ke level tiga. Meski kasus Covid-19 di Kabupaten Sikka saat ini masih terdapat tiga kasus aktif yang saat ini menjalani karantina di rumah masing-masing.

Penyebab kenaikan Kabupaten Sikka ke level tiga dikarenakan capaian vaksinasi Covid-19 masih di bawah target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka Dokter Clara Francis kepada mediaindonesia.com, Rabu (20/10) menjelaskan suplai vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat ke Kabupaten Sikka masih terbatas sehingga membuat kita belum mencapai vaksinasi hingga 40 persen. Akibatnya kata dia, Kabupaten Sikka harus kembali naik level dari dua ke tiga.

"Ada regulasi terbaru dari pusat bahwa capaian vaksinasi dibawa 40 persen kembali ke level tiga. Vaksinasi kita baru mencapai 34 persen. Jadi Sikka kembali ke PPKM level tiga. Naiknya level ini dari dua ke tiga bukan karena banyaknya kasus aktif Covid-19 di Sikka melainkan karena capaian vaksinasi kita belum mencapai 40 persen," ujar Clara ini.

Ia beralasan capaian vaksinasi di Kabupaten Sikka masih rendah bukan dikarenakan masyarakat enggan divaksin Covid-19, namun ketersediaan atau suplai vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat ke Kabupaten Sikka yang masih terbatas sehingga ini menjadi salah satu kendala untuk pencapaian vaksinasi hingga 50 persen.

Padahal ungkap Clara bahwa tim medis yang kita siapkan cukup mumpuni untuk melaksanakan vaksinasi hingga mencapai target 50 persen dari masyarakat wajib vaksin. Hanya saja karena keterbatasan dari suplai vaksin ini maka sampai saat ini capaian vaksinasi kita baru 34 persen.

Meski begitu ungkap dia, pihaknya saat ini masih menunggu 50.000 dosis vaksin Covid-19 yang sudah dijanjikan dari pemerintah pusat melalui permintaan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo. "Mudah-mudahan vaksin Covid-19 yang diminta oleh Bupati Sikka di pusat bisa dikirim ke kita sehingga mudah-mudahan capaian vaksinasi kita kembali naik," papar dia.

Dia pun mengaku saat ini juga pihaknya sedang melatih petugas vaksinator yang baru mengingat ada tambahan 50 ribu dosis vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat.

"Kalau 50 ribu dosis vaksin Covid-19 tiba di Sikka. Maka dalam sehari kita akan vaksin 10.000 orang yang tersebar di 25 puskesmas yang ada di Kabupaten Sikka. Sekarang sambil menunggu vaksin Covid-19 tiba, kita sedang melatih vaksinator vaksin yang baru," jelas Clara. (OL-15)

Baca Juga

ANTARA

Kota Semarang Izinkan Tempat Hiburan dan Wisata Buka Saat Nataru

👤Akhmad Safuan 🕔Kamis 02 Desember 2021, 23:10 WIB
PEMERINTAH Kota Semarang, Jawa Tengah mengizinkan seluruh tempat hiburan dan obyek wisata buka saat liburan Natal dan Tahun Baru...
MI/Gabriel Langga

Sikka Jadi Model Closed Loop Hortikultura di NTT

👤Gabriel Langga 🕔Kamis 02 Desember 2021, 23:03 WIB
MELALUI anak-anak muda yang terlibat di bidang pertanian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ingin menjadi Kabupaten Sikka sebagai...
MI/BAYU ANGGORO

Di Era Robotisasi, ASN Harus Punya Kompetensi Standar Teknis

👤Bayu Anggoro 🕔Kamis 02 Desember 2021, 22:55 WIB
Nantinya, bukan tidak mungkin banyak jabatan ASN yang akan dilebur karena pekerjaannya diganti dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya