Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, Sulawesi Selatan meminta kalangan nelayan dan pihak pelayaran di daerah itu mewaspadai dampak cuaca ekstrem pada pancaroba Oktober 2021 guna mencegah terjadinya kecelakaan saat mereka melaut.
Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar Ahmad Wahid di Makassar, Kamis, mengatakan tugas pihaknya melakukan pengawasan terhadap kemungkinan terjadinya gangguan di laut yang bisa dialami nelayan dan kalangan pelaku pelayaran.
Oleh karena itu, katanya, peringatan dini disampaikan kepada mereka agar ekstra hati-hati beraktivitas di laut di tengah kondisi cuaca ekstrem.
"Bahkan jika memang kondisinya tidak memungkinkan untuk berlayar, dikeluarkan surat larangan berlayar hingga kondisi sudah layak dan aman berlayar," katanya.
Hal itu, katanya, lebih banyak ditekankan pada nelayan tradisional yang memiliki kapal motor di bawah tujuh gross ton (GT), yang karena kapasitasnya menjadi rawan terjadi kecelakaan di laut jika memaksakan diri melaut pada kondisi cuaca tidak bersahabat.
Berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya senantiasa memberikan sosialisasi kepada nelayan atau kalangan pelayaran akan pentingnya keselamatan berlayar.
"Kami secara rutin melakukan sosialisasi dan berkoordinasi dengan pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam melakukan pemantauan kondisi pelayaran di laut," katanya.
Ia mengakui tingkat kepatuhan para nelayan dan pemilik kapal layar/motor yang berkapasitas lebih besar, masih cukup tinggi. Hal itu terbukti dengan minimnya kasus kecelakaan laut yang menimpa nelayan ataupun pihak yang berlayar mengangkut penumpang dan barang antarpulau.
Hal itu dibenarkan salah seorang pemilik kapal barang, Mustari, di Pelabuhan Paotere, Makassar.
Dia mengatakan selain bekal konsumsi yang dibawa awak kapal, juga dilengkapi dengan alat keselamatan, seperti pelampung, radio komunikasi, dan pemancar untuk berkoordinasi dengan kesyahbandaran setempat. (Ant/OL-12)
Mirkoplastik yang menempel di permukaan fitoplankton dapat menghalangi sinar matahari sehingga menghambat proses fotosintesis dan menurunkan kemampuan fitoplankton menyerap karbon.
PENELITIAN ilmiah terbaru menunjukkan bahwa rumput laut memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO2) jauh lebih cepat dibandingkan hutan daratan.
Sinergi ini bertujuan untuk mendukung agenda pemerintah dalam memberdayakan nelayan pesisir sekaligus membangun budaya keselamatan di laut yang lebih kokoh.
Puisi Aku Laut, Aku Ombak karya Iverdixon Tinungki menggambarkan laut sebagai bagian hidup yang dekat dengan manusia.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Larangan impor produk akuatik oleh Tiongkok merupakan pukulan telak bagi industri makanan laut Jepang, terutama ekspor kerang dan teripang.
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BBMKG Denpasar rilis peringatan dini gelombang 5 meter dan angin kencang 40 knot di Bali akibat bibit siklon 90S. Cek wilayah terdampak di sini.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
BMKG pantau 3 bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang picu cuaca ekstrem di Indonesia. Waspada hujan lebat, angin kencang, dan gelombang hingga 4 meter.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait prakiraan cuaca Jawa Tengah 3 Maret 2026. Gelombang tinggi hingga 4 meter berpotensi di perairan selatan dan 2,5 meter dan potensi cuaca ekstrem
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved