Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK lima kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih berstatus awas kekeringan karena mengalami hari tanpa hujan esktrem atau lebih dari 60 hari.
Lima daerah itu ialah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, Timor Tengah Selatan. Namun, tidak seluruh kecamatan di kabupaten tersebut mengalami kekeringan ekstrem, kecuali Kota Kupang.
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang, Rahmatulloh Adji mengatakan saat ini zona musim NTT masih berada pada periode musim kemarau. Untuk itu, diperlukan kewaspadaan terkait ancaman bencana kekeringan. Menurutnya, sebagian kecil wilayah NTT diprakirakan masih akan mengalami curah hujan sangat rendah atau kurang dari 20 milimeter per dasarian dengan peluang 7%-100%.
Namun, umumnya wilayah NTT mengalami hari tanpa hujan yang bervariasi dengan kategori sangat pendek 1–5 hari hingga ekstrem panjang lebih dari 60 hari.
"Kami merekomendasikan untuk daerah-daerah dengan status peringatan dini kekeringan meteorologis perlu melakukan langkah antisipasi di antaranya budidaya pertanian yang tidak membutuhkan banyak air, waspada kebakaran hutan, lahan dan semak, serta hemat penggunaan air bersih," ujarnya.
Adapun wilayah yang tergolong waspada kekeringan yakni Kecamatan Molo Tengah dan Tobu di Timor Tengah Selatan, serta sejumlah kecamatan di Kabupaten Kupang dan Timor Tengah Selatan masuk kategori siaga kekeringan.
Sementara itu di Kota Kupang, suhu di NTT berkisar antara 19-34 derajat celcius, kecepatan angin berkisar antara 20-30 kilometer per jam dan kelembaban udara 55%-95%. (OL-15)
BENCANA kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi menyebut kondisi kekeringan air di Padang saat ini tergolong cukup ekstrem, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
USAI banjir bandang menerjang Padang, Sumatra Barat, pada akhir November 2025 lalu, dua irigasi rusak total.
Studi terbaru mengungkap rangkaian kekeringan panjang berperan besar dalam kemunduran Peradaban Lembah Indus, memicu penyusutan kota dan pergeseran permukiman secara bertahap.
Kebutuhan untuk penanganan kekeringan dari tahun ke tahun terus bertambah sehingga perlu dicari upaya lain seperti mencari sumber air baru.
Gelombang panas, terutama pada siang hari, mempercepat penguapan air dari daun dan tanah, menurunkan ambang kekeringan.
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan kehadiran negara di setiap pintu rumah warga yang kesulitan.
Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu menegaskan bahwa tragedi siswa bunuh diri di NTT tersebut tidak seharusnya terjadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved