Rabu 13 Oktober 2021, 15:33 WIB

Lampung Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya

Cri Canon Ria Dewi | Nusantara
Lampung Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya

MI/Cri Canon Ria Dewi
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi (tiga kiri) saat menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya 2020 dari Kementerian PPPA, Rabu (13/10).

 

PEMERINTAH Provinsi Lampung meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2020 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Penghargaan diberikan karena Lampung dianggap berhasil dalam mengimplementasikan Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam program dan kegiatannya.

"Terima kasih atas penghargaan yang diberikan, ini dalam rangka kita membangun kesetaraan gender dan kesamaan hak," ujar Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Rabu (13/10).  

Ia mengatakan Pemprov Lampung terus berkomitmen terkait PUG. Menurutnya, PUG juga ada didalam janji kerja dan misi Rakyat Lampung Berjaya. "Kita berkomitmen dan ini sesuai dengan janji kerja kita," katanya.

Ke depan, Arinal berharap, Provinsi Lampung terus memberikan yang terbaik dan bisa meraih APE Kategori Mentor. "Mudah-mudahan kedepan kita bisa menjadi kategori mentor," ujarnya.

Sementara itu, Menteri PPPA Bintang Puspayoga mengatakan apresiasi itu diberikan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang dianggap berhasil dalam mengimplementasikan pengarusutamaan gender didalam program dan kegiatannya.

"APE merupakan ukuran untuk melihat kemajuan pembangunan yang berorientasi pada pembangunan berkeadilan gender dan usaha-usaha melaksanakan strategi pengarusutamaan gender," ujar Bintang.

Bintang menjelaskan penghargaan ini seharusnya diberikan di tahun 2020, namun karena kendala pandemi Covid-19 mengalami perubahan jadwal.  "Acara pemberian penghargaan APE ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan The 4th ASEAN Ministerial Meeting on Women (AMMW) dimana Indonesia menjadi tuan rumah," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas PPPA Provinsi Lampung Fitrianita Damhuri mengatakan penilaian APE dilaksanakan di awal 2020. Ia menyebutkan ada beberapa faktor dalam penilaian APE seperti sisi perencanaan, penganggaran, evaluasi, termasuk proses Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

"Karena melibatkan beberapa instansi seperti Bappeda, BPKAD, Inspektorat termasuk DPRD," ujar Fitri.

Ia mendorong agar semua sektor melakukan Gender Analysis Pathway (GAP) untuk mengetahui apakah terdapat kesenjangan terhadap gender. "Seperti dari sisi tenaga kerja atau mereka yang sedang mencari pekerjaan, sehingga pada saat peningkatan kapasitas kompetensi tenaga kerja, harus dipertimbangkan juga bagaimana perempuan dan laki-laki, jangan sampai ada ketimpangan," katanya. (OL-15)

Baca Juga

MI/FAISHOL TASELAN

Terbebani PP 85/2021, Nelayan Mengadu ke Partai NasDem Jawa Timur

👤Faishol Taselan 🕔Senin 25 Oktober 2021, 14:25 WIB
PP 85/2021 yang disahkan 19 Agustus lalu dirasakan memberatkan para...
Ist

Program Desa Wisata Menteri Sandiaga Wujudkan Harapan Warga Desa

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Oktober 2021, 13:44 WIB
Terkait Program Desa Wisata, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan pihaknya mendukung dan memanfaatkan segala potensi yang...
MI/CRI CANON RIA DEWI

Ketua Dekrasda Lampung Meluncurkan Sulam Jelujur

👤Cri Canon Ria Dewi 🕔Senin 25 Oktober 2021, 12:20 WIB
Untuk membuat sulam jelujur menjadi produk yang menarik dan berkualitas perlu sentuhan inovasi dari tangan-tangan kreatif...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Proyek Strategis Terus Melaju

Pemerintah perlu melakukan berbagai langkah extraordinary agar realisasi PSN dapat berjalan lebih maksimal.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya