Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
Pujian terhadap program Buruan Sehat Alami Ekonomis (SAE) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kali ini datang dari Menteri BUMN Erick Thohir, setelah sebelumnya pujian sama juga diberikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang datang ke lokasi buruan SAE di Kecamatan Cicendo Kota Bandung beberapa waktu lalu.
Orang nomor satu di Kementerian BUMN ini berkunjung ke lokasi buruan SAE yang berada di Masjid As-Shidiq Kelurahan Pasir Jati, Kecamatan Ujungberung Bandung, kemarin. Seperti diketahui, masjid tersebut menjadi binaan salah satu BUMN, yakni PT PLN.
Selain digunakan untuk beribadah bagi warga sekitar, halaman masjid ini digunakan untuk bercocok tanam dengan menggulirkan program Masjid Makmur Tur Alus Hejo Pakarangan (Mamatahan) turunan dari program Buruan SAE Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung. Di lokasi tersebut dia melihat tempat pembibitan benih sayur dan meninjau tempat penanaman sayur.
‘’Saya memuji pengelola buruan SAE di masjid tersebut karena sistem penyiraman sayur di lokasi itu otomatis atau menggunakan remote control yang dikendalikan menggunakan ponsel,’’ ujarnya.
Erick juga langsung naik ke lokasi buruan SAE yang ada di rooftop masjid tersebut dia juga pemuji pengelola buruan SAE masjid tersebut, karena selain menanam sayuran di lokasi buruan SAE itu juga ditanam pohon buah jenis jeruk dan berbagai macam tanaman obat. Bahkan Erick juga tanpa sungkan langsung memanen sawi yang ditanam di plastik polybag.
"Ini semua tanaman yang bisa dikonsumsi, organik juga, misalnya di setiap masjid bisa menanam seperti ini luar biasa, saya terinspirasi. Saya berencana menerapkan program buruan SAE ini di setiap masjid binaan BUMN yang ada diseluruh Indonesia dan mensosialisasikannya kepada Masyarakat Ekonomi Syariah,’’ ucapnya lagi.
Baca juga :Alat Peringatan Dini Dipasang di 10 Kecamatan Rawan Longsor
Dirinya hadir di Jabar, khususnya di Bandung dan melihat bagaimana tadi keseimbangan ekonomi terus dijalankan, karena itu harus ada keberpihakan, harus ada penetrasi dari titik terkecil salah satunya dilihat ekonomi dari pada desa, umat dan rakyat masjid ini bisa
dibangun.
"Saya rasa ini sangat menginspirasi, maka dari itu saya tawarkan kerja sama masjid-masjid BUMN bisa mencontoh. Tapi, kembali kita lakukan di masjid kementeriannya langsung bagaimana tadi masjid juga bisa menjadi bagian ekonomi untuk komunitas. Kita tetapkan di masjid-masjid BUMN lain," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandung Gin Gin Ginandjar mengatakan, setelah Wakil Presiden Ma'ruf Amin, kini giliran Menteri BUMN Erick Thohir yang terpincut dengan program buruan SAE.
Menurutnya, implementasi program ini tidak membutuhkan lahan yang luas. Dengan lahan kecil atau pas-pasan kita bisa berkebun untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Ini membuktikan program yang dilakukan Kota Bandung terkait ketahanan pangan melalui Buruan SAE menjadi salah satu contoh keberhasilan bagaimana memberdayakan masyarakat, bagaimana
membangun warga melalui ketahanan pangan.
"Di sini yang menarik karena ada keterkaitan pengembangan masjid. Ini masjid yang setiap hari digunakan tempat ibadah juga digunakan sebagai tempat buruan SAE, jadi masjid bisa sebagai tempat edukasi, masjid jadi tempat pemberdayaan ekonomi umat," ucapnya.
Gin Gin juga menyebut, Erick Thohir semakin kesengsem dengan program buruan SAE setelah naik ke rooftop masjid. Tak hanya sayur, pohon buah dan tanaman obat juga bisa dibudidiyakan melalui program ini. Setelah lihat di rooftop, tidak hanya pangan ada juga tanaman obat dan buah, ada pengelolaan air itu membuat pak menteri kan mengembangkan masjid ini, terutama masjid-masjid BUMN , termasuk masyarakat ekonomi syariah dan buruan SAE dijadikan percontohan di tempat lain.(OL-2)
Di Kota Bandung, sejumlah masjid besar menjadi rekomendasi bagi masyarakat yang ingin berdiam diri di rumah ibadah untuk beribadah dengan suasana yang nyaman, aman dan kondusif.
favehotel Hyper Square Bandung menawarkan pengalaman menginap nyaman saat Lebaran dengan fasilitas modern, lokasi strategis, dan sajian kuliner di Lime Coffee Shop.
Meski antrean terlihat panjang, suasana terlihat tertib. Warga datang sesuai jadwal yang sudah mereka “rebutkan” sebelumnya melalui aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia (BI).
de Braga by ARTOTEL menghadirkan program buka puasa “A Wishful Ramadan” dengan konsep all you can eat menu Nusantara di suasana heritage Jalan Braga, Bandung.
Program Bazar Murah dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 6 Maret 2026 dan menyasar 15 kecamatan di Kota Bandung.
Kunjungan ini menjadi upaya memperkuat gerakan pilah sampah dari rumah sekaligus mendorong replikasi pengelolaan berbasis komunitas di tingkat RW.
Laporan IMF Article IV 2026 mencatat UMKM Indonesia menghadapi biaya pinjaman jauh lebih tinggi dan prosedur aplikasi pinjaman lebih kompleks daripada negara-negara serupa.
Kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.
Program ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra program tersebut.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved