Rabu 22 September 2021, 21:35 WIB

Pengusaha Jawa Barat Harus Pahami Perilaku Pasar Global

Bayu Anggoro | Nusantara
Pengusaha Jawa Barat Harus Pahami Perilaku Pasar Global

dok/Apindo Jabar
Webinar digelar Apindo Jawa Barat dalam Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi XX

 

JAWA Barat memiliki banyak potensi ekonomi yang sangat potensial
untuk dikembangkan, terutama menyangkut ekonomi kreatif.

Demikian diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Menparekraf), Sandiaga Uno saat membuka Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi XX, Asosiasi Pengusaha Indonesia-Jawa Barat secara daring.

Kegiatan yang mengambil tema Pengusaha Kuat-Jabar Hebat-Indonesia
Pesat, itu, juga dibuka secara daring oleh Menteri Perdagangan
Republik Indonesia ke-31 yang juga merupakan Pengusaha Nasional serta
Tokoh Masyarakat Jawa Barat, Enggartiasto Lukita; Ketua Umum Dewan
Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia yang juga merupakan
pengusaha nasional, DPN Apindo Hariyadi Sukamdani, serta sejumlah tokoh
lainnya.

Sandiaga Uno mengatakan pengusaha dituntut untuk memahami perubahan berskala global tentang pola perilaku pasar.

Untuk itu, menurutnya, dibutuhkan peningkatan peran Apindo dalam berbagai sektor.

Adapun, Ketua DPP Apindo Jabar, Ning Wahyu Astutik, mengatakan,
Rakerkonprov XX ini juga menjadi wahana silaturahmi Keluarga Besar DPP
Apindo Jabar untuk menghasilkan langkah konsolidasi, koordinasi,
kolaborasi dan eksekusi yang solid, terkendali, terukur, tepat sasaran.

Ning menegaskan pengusaha dituntut untuk memiliki kreativitas yang
menembus batas-batas konvensional untuk dapat bertahan, bersaing dan berkembang. "Proses inovasi tanpa henti yang tentunya didukung secara solid oleh pemerintah dan pekerja akan menghasilkan pengusaha yang kuat," tegasnya

Menurutnya, ekonomi yang dijalankan oleh pengusaha bermental kuat akan
membuat Jawa Barat menjadi provinsi yang hebat. Sebagai provinsi dengan
populasi terbesar yang sekaligus merupakan basis produksi di negara ini, Jawa Barat yang hebat akan menjadi motor utama bagi pertumbuhan
Indonesia yang pesat.

"Seperti kata Charles Darwin: It is not the strongest nor the most
intelligent species that survive, but the one that most adaptable to
change," ungkapnya.

Terinspirasi dari konsep tersebut, lanjut Ning, pengusaha haruslah menjadi pribadi yang mampu berjalan dalam harmoni yang indah bersama perubahan. Bahkan sedapat mungkin menjadi pelaku perubahan itu sendiri.

"Dengan semangat Jabar untuk Jabar, Jabar untuk Indonesia dan Jabar
untuk dunia, pengusaha di Jawa Barat akan memiliki pola pikir global dan tindakan lokal untuk membuat Jabar menjadi yang terdepan dalam konteks positif," pungkasnya. (N-2)

Baca Juga

MI/Solmi

Geo Fun Rafting 2021 Siap Digelar di Geopark Merangin

👤Solmi 🕔Senin 29 November 2021, 11:50 WIB
KAWASAN Geopark Merangin yang tengah dipersiapkan sebagai situs warisan dunia oleh Unesco (Unesco Global...
MI/Moat

Capaian Target PAD Dinkes Sikka Turun, Alasannya Pandemi

👤Gabriel Langga 🕔Senin 29 November 2021, 11:20 WIB
PENDAPATAN Asli Daerah (PAD) dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur tahun 2021 mengalami...
MI/Akhmad Safuan

Sepekan Banjir di Pekalongan Bikin Ribuan Pembatik Menganggur

👤Akhmad Safuan 🕔Senin 29 November 2021, 09:55 WIB
BANJIR lebih dari sepekan merendam Kota Pekalongan, Jawa tengah, mengakibatkan ribuan perajin dan usaha batik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya