Senin 20 September 2021, 17:35 WIB

Petani Di Cirebon Diminta Tanam Lebih Awal

Nurul Hidayah | Nusantara
Petani Di Cirebon Diminta Tanam Lebih Awal

ANTARA/Budi Candra Setya
Petani sedang menanam padi.

 

MUSIM hujan diperkirakan tiba lebih awal. Hal ini membuat petani di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat diimbau untuk mempercepat pelaksanaan musim tanam rendeng (penghujan).

"Kalau airnya sudah tersedia, langsung lakukan persemaian," tutur Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Herman Hidayat, Senin (20/9).

Untuk petani yang wilayahnya sudah memiliki ketersediaan air yang cukup sudah diminta untuk segera memulai tanam. Sehingga saat puncak musim penghujan, tanaman padi bisa terhindar dari puso. "Mengingat Kabupaten Cirebon berada di daerah hilir," tutur Herman.

Ia menambahkan pesan untuk melakukan percepatan tanam sudah disampaikan kepada penyuluh pertanian di lapangan. Mereka ini yang  selanjutnya meneruskan pesan tersebut ke petani di wilayah kerjanya masing-masing. Sedangkan target tanam padi di musim rendeng 2021/2022 di Kabupaten Cirebon sekitra 46 ribu hektare.

Sementara itu Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Cirebon, Tasrip Abu Bakar, menjelaskan mereka juga telah meminta kepada petani di Kabupaten Cirebon untuk mempercepat tanam padi. "Khususnya untuk petani yang di wilayahnya sudah memiliki ketersediaan air yang cukup," tutur Tasrip.

Sejumlah petani, lanjut Tasrip, juga telah mematuhi imbauan tersebut. Mereka yang baru selesai panen pada Agustus lalu memutuskan untuk
kembali melakukan tanam pada September ini. "Petani melihat persediaan
airnya ada. sehingga mereka berinisiatif untuk mulai tanam lagi,� tutur Tasrip.

BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati, Kabupaten Majalengka memprakirakan musim hujan 2021/2022 di wilayah Cirebon diprakirakan maju. Untuk Kabupaten Cirebon awal musim hujan diprakirakan mau satu sampai dua dasarian (1-20 hari) dibandingkan rata-rata. Sehingga sejumlah kecamatan di Kabupaten Cirebon diprakirakan mulai memasuki musim hujan pada Oktober dasarian III. (OL-15)

Baca Juga

MI/DJOKO SARDJONO

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Klaten Miliki Peran Penting Dalam Penanganan Covid-19

👤Djoko Sardjono 🕔Senin 18 Oktober 2021, 19:50 WIB
Pemberian penghargaan adalah wujud cinta dan bangga atas kerja keras  Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam berjuang melawan...
MI/HERI SUSETYO

Manipulasi Dana PNPM Rp1,6 Miliar, Bendahara Koperasi di Sidoarjo Masuk Penjara

👤Heri Susetyo 🕔Senin 18 Oktober 2021, 19:25 WIB
Tersangka Suhartatik, 34, itu, diduga telah memanipulasi dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) hingga merugikan negara Rp1,6...
MI/LILIEK DHARMAWAN

Setiap Tahun Ada Penderes Jatuh, Sugeng Suparwoto Ajak BRIN Buat Alat Pemanjat

👤Liliek Dharmawan 🕔Senin 18 Oktober 2021, 19:15 WIB
Pembuatan alat pemanjat itu sebagai bagian dari kepedulian DPR dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya