Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur mencatat sebanyak 40.743 warganya telah divaksin Covid-19 tahap pertama dari sasaran 228.606 orang. Artinya, capaian vaksinasi di Sikka baru 17 persen saja.
""Kalau vaksinnya tersedia, kita hanya butuh waktu 60 hari semua warga di Kabupaten Sikka sudah menerima vaksin Covid-19. Itupun kalau vaksinnya ada. Masalah yang kita hadapi itu kita mendapatkan vaksin dari pusat sangat terbatas," ungkap Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, Rabu (8/9)
Menurut Bupati, dari aspek kesiapan petugas dan infrastruktur pihaknya mampu untuk melakukan vaksinasi. Kabupaten Sikka memiliki 26 puskesmas, satu puskesmas dalam sehari bisa memvaksinasi sebanyak 300 - 500 orang. Namun, yang menjadi kendala adalah jumlah vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat sangat terbatas.
Bupati Diogo mengaku tidak bosan meminta tambahan vaksin Covid-19 ke pemerintah pusat. "Kalau vaksin Covid-19 habis, kita usulkan ke pusat. Kalau vaksin tiba, kita lakukan vaksinasi. Prinsipnya, berapapun jumlah vaksin yang dikirim oleh pusat, kita siap melakukan vaksinasi. Kita punya petugas sudah siap. Yang penting vaksin tersedia," tegas dia.
Untuk itu, Bupati Sikka meminta warga yang belum divaksin untuk tetap bersabar karena suplai vaksin Covid-19 ke Indonesia sangat sedikit. "Kan negara kita bukan menjadi bagian negara yang memproduksi vaksin. Negara kita hanya membeli vaksin. Jadi kita harus sadari bersama dengan ketenangan. Saya yakin masalah vaksin ini bisa teratasi oleh negara kita sehingga semua warga di Kabupaten Sikka bisa tervaksin," papar Bupati Sikka
Sementara itu, Jubir Satgas covid-19 Bidang Kesehatan Kabupaten Sikka, dr. Clara Y.Francis menjelaskan, dari 40.743 warga yang sudah mendapatkan vaksin terdiri dari sumber daya manusia di bidang kesehatan, lansia, petugas publik, masyarakat umum, serta remaja. Rinciannya, 2.936 tenaga kesehatan, 3.951 lansia, 14.970 pejabat dan 16.677 masyarakat umum serta 1.209 remaja.
Sementara kata dia, warga yang sudah mendapatkan suntikan vaksin covid-19 dosis kedua sejumlah 23.783 orang, atau sudah mencapai 10,4 persen. Rinciannya, tenaga kesehatan 2.903 orang, lansia 2.583 orang, pejabat publik 10.312 orang, masyarakat umum 7.696 dan remaja hanya 290 orang. Kemudian, vaksinasi dosis ketiga untuk tenaga kesehatan yang sudah divaksin mencapai 60 persen dan ada yang baru satu dua bulan di vaksin dosis kedua.
Ada tenaga kesehatan yang masih penyintas COVID-19 sehingga belum bisa divaksin. Sementara itu, kata dia lagi, bagi tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dosis ketiga itu ada 1.423 orang
"Bagi tenaga kesehatan yang mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 dosis ketiga sebanyak 1.423 orang. Mereka bertugas di seluruh fasilitas kesehatan di kabupaten Sikka," pungkas dia. (OL-13)
Baca Juga: Soal PTM, IPB Tunggu Kebijakan Pemkot dan Pemkab Bogor
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyelamatkan dua ekor penyu laut dilindungi dari upaya perburuan di perairan Desa Henga, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Sayangnya, ekosistem berupa tanaman penyangga pantai, dibiarkan tanpa adanya tanda-tanda reklamasi.
Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menggelar pelatihan pengelolaan sampah
Kematian tragis ibu hamil Maria Yunita dan bayinya di Kabupaten Sikka, NTT, memicu kecaman keras dari masyarakat dan organisasi masyarakat sipil di wilayah tersebut.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka mendukung penuh pelaksanaan Festival Maumerelogia 5 yang akan berlangsung pada 15-24 Mei 2025.
Sebanyak empat orang yang diduga sebagai aktor intelektual di balik kasus Hak Guna Usaha (HGU) Tanah Nangahale di Kecamatan Talibura, Kabupaen Sikka, dilaporkan ke Polda NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved