Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBELAJARAN tatap muka (PTM) terbatas mulai digelar hari ini di Kota Cirebon, Jawa Barat. Terdapat sejumlah perbaikan yang harus dilakukan usai evaluasi PTM hari pertama.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon untuk jenjang SMP sebanyak 33 sekolah terdiri dari 17 swasta dan 16 negeri yang hari ini memulai PTM terbatas. Sedangkan untuk jenjang SD sebanyak 18 swasta dan 48 negeri yang hari ini mengikuti PTM terbatas.
Angka itu mewakili sekitar 65,70% sekolah tingkat SD dan SMP yang hari ini melakukan PTM terbatas. Sisanya direncanakan melakukan PTM terbatas pada 7 September 2021.
Pengelola sekolah di Kota Cirebon menerapkan blended learning atau menggabungkan PTM terbatas dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi, menjelaskan berdasarkan monitoring yang dilakukan di sejumlah sekolah di hari pertama, ada sejumlah catatan yang harus diperbaiki. Salah satunya ditemukan di SMP Negeri 1 Kota Cirebon.
Pihak sekolah, lanjut Agus, memang sudah menerapkan aturan PTM sesuai protokol kesehatan (prokes), yaitu 50% dari kapasitas kelas. "Tapi keliatannya agak penuh," ujar Agus, Senin (6/9). Untuk itu perlu dicarikan jalan keluar agar kelas tidak terlalu penuh.
Selain itu, letak SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Kota Cirebon yang saling berhadapan. Karenanya perlu diatur sehingga saat datang dan pulang sekolah tidak terjadi gerombolan.
Saat ini Kota Cirebon menerapkan PPKM level 3 dan mengambil kebijakan memperbolehkan PTM di sekolah-sekolah. "Kami berharap dibukanya kembali PTM, kualitas belajar akan semakin bagus," ujar Agus.
Namun Pemkot Cirebon juga senantiasa waspada karena diperbolehkannya PTM menimbulkan mobilitas manusia yang cukup tinggi. "Pergerakan lalu lintas tinggi, pergerakan manusianya serta pergerakan ekonomi," ujar Agus.(OL-14)
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Hampir Rp3 triliun ruang fiskal APBD 2026 tergerus.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Perlancar aliran air saat hujan deras turun, pemasangan jaring penahan sampah dilakukan di Kota Cirebon.
Pada 2025 lalu, pemkot sudah melakukan normalisasi di 14 sungai dengan total panjang sekitar 9 km.
Kawasan Sukalila nantinya akan dibangun menjadi taman terbuka hijau yang ramah anak lansia
Kasus kriminalisasi terhadap tenaga pendidik maupun kepala sekolah yang dilaporkan oleh orangtua murid ke polisi di Kota Cirebon angkanya sangat rendah.
Ini adalah deklarasi komitmen Grage Group bahwa olahraga telah menyatu dengan gaya hidup modern,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved