Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGELOLA kawasan industri Weda Bay, Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), memberikan fasilitas kegiatan Kuliah Berkarya Bermasyarakat (Kubermas) mahasiswa Universitas Khairun (Unkhair), di Desa Mesa dan Kotalo, Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Manager Eksternal dan CSR IWIP Subarwan Sakoy menyatakan, bantuan program yang diberikan perusahaan merupakan perwujudan dari kepedulian IWIP kepada masyarakat untuk lebih peka dalam memperhatikan lingkungan bahari melalui penanaman dan pembibitan mangrove.
“Teman-teman mahasiswa diharapkan untuk dapat memberi dampak baik untuk masyarakat dengan membantu masyarakat mengembangkan ide, memecahkan masalah dan mengimplementasikan solusi,” ucap Subarwan dalam keterangan tertulis, Kamis (2/9).
Subarwan menambahkan, bantuan program tersebut juga diharapkan meningkatkan ketangkasan dalam mempersiapkan masyarakat dalam menyikapi kebencanaan.
Ia pun berharap, bantuan tersebut dapat membantu kegiatan Kubermas agar dapat berjalan sesuai dengan hasil yang telah ditentukan oleh Unkhair.
“Kami berharap partisipasi IWIP ke depan bisa mencakupi aspek lainnya, sehingga masyarakat dapat melihat semangat program Kubermas tidak lagi hanya sebagai kunjungan peserta Kubermas semata, melainkan sebuah jalan untuk mencapai program keberlanjutan bagi masyarakat di kemudian hari,” imbuhnya.
Sementara itu, Tim Kepanitiaan program Kubermas dan Pusat Studi Kebaharian Unkhair, berterima kasih kepada IWIP yang telah memfasilitasi kegiatan dikarenakan jangkauan program dapat diperluas hingga ke Kecamatan Weda Timur.
“Masyarakat senang dengan adanya kontribusi IWIP sehingga kedua desa ini menjadi lokasi pelaksanaan Kubermas/KKN Unkhair sehingga dapat membantu proses pembangunan dan pengembangan desa,” kata Koordinator Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Jefry Bemba.
Jefry menambahkan, Kubermas dilaksanakan dengan semangat melalui langkah partisipatif yang dicanangkan bertujuan agar mahasiswa memberikan masukan positif untuk masyarakat.
Selain itu, imbuh dia, latar belakang jurusan mahasiswa yang beragam memungkinkan peserta untuk memberikan masukan positif sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki.
“Masukan ini tentunya sangat bermanfaat bagi pemecahan masalah di tengah masyarakat. Langkah pemecahan masalah seperti ini yang diharapkan dapat ditinggalkan apabila program telah usai," jelasnya.
"Sama halnya dengan IWIP, implementasi interdisiplin yang memungkinkan kawasan tetap berjalan sebagaimana yang telah ditargetkan,” pungkas Jefry. (RO/OL-09)
Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul lahir dari sistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem akademik yang kolaboratif mampu melahirkan capaian kelas dunia.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
SEBUAH studi Bloomberg baru-baru ini melaporkan bahwa jumlah mahasiswa asing di perguruan tinggi Amerika Serikat turun 1,4%
Peran aktif perguruan tinggi harus didorong dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) nasional agar memiliki daya saing global.
Kementerian Kehutanan resmi meluncurkan Platform Mangrove Data Nusantara (Mandara) sebagai sistem integrasi data mangrove nasional.
Hingga tahun 2025, capaian rehabilitasi mangrove M4CR di Provinsi Kalimantan Utara seluas 6.543 hektare.
Upaya menjaga keberlanjutan hutan dan mangrove Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan dan anggaran, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan aparatur negara.
Upaya pemulihan lingkungan pesisir di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai menunjukkan hasil konkret.
Pentingnya sertifikat sebagai perlindungan hukum bagi petani. Menurutnya, tanpa kepastian legal, justru ada risiko lahan diambil pihak lain.
Kemajuan ilmu pengetahuan modern telah membawa banyak progres dalam pengelolaan kehutanan dan lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved