Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ULAMA Kharismatik Aceh, Teungku Marhaban Adnan Bakongan meninggal dunia. Ulama yang berjasa terhadap proses perdamaian Aceh dan termasuk pendiri Universitas Malikussaleh Aceh Utara ini, menghembuskan nafas terakhirnya di RS dr H Yuliddin Away, Tapak Tuan, Ibukota Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (25/8) petang.
Kepulangan Pimpinan Pesantren Raudhatul Muna, Ujoeng Pulo, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, ini suatu kehilang bagi ratusan santri dan dunia pendidikan pesantren di Serambi Mekkah. Anggota MPU (Majelis Permusyawaratan Ulama) ini sangat dekat dengan berbagai pimpinan dan kalangan Pentren di Aceh.
Ulama yang akrab dipanggil Wsled Marhaban, kelahiran 24 September 1950 ini, termasuk pengajar pembinaan akhlak dosen dan civitas akademika Universitas Malikussaleh, Aceh Utara. Almarhum juga sangat aktif memberi masukan terhadap pembangunan peradaban di Provinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Selatan.
Bahkan ketika pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gusdur), sempat berapa kali menemuai sang Presiden untuk menyelesaikan konflik Aceh.
Tokoh Aceh, T Taufiqul Hadi, mengatakan meninggalnya Waled Marhaban yang merupakan anggota Anggota MPU (Majelis Permusyawaratan Ulama) Aceh ini,
seperti terpadamnya satu pelita penerang masyarakat Aceh. Apalagi selama ini beliau tidak pernah berhenti dan tidak mengenal kata bosan terhadap
kegiatan keagamaan dsn sosial demi kemaslahatan ummat.
Bahkan rela berangkat jauh sekitar 800 km (kilometer) dari Kecamatan Bakongan, Aceh Selatan menuju kampus Malikussaleh di Aceh Utara, guna
menghadirkan pertemuan dengan para pengajar dan civitas akdemika setempat.
"Kami sangat kehilangan terhadap kepulangan almarhum. Beliau adalah suluh di dunia pendidikan pesantren dan pengabdi untuk pembangunan sosial
kemasyarakatan. Selamat jalan guru kami, semoga Allah menjadikan alam kuburmu sebagai taman surga..." tutur T Taufiqul Hadi, ketua Nasdem Aceh
dan staf khusus Menteri ATR/BPN. (OL-13)
Baca Juga: Risba Rumah Tahan Gempa, Awet, dan Terjangkau
ANCAMAN besar korban penyintas bencana di Aceh bukan hanya rumah yang digulung gelombang banjir bandang pada 24-27 November 2025 lalu.
Fokus pembersihan oleh aktivis 98 di Aceh Utara menyasar pada pekarangan Masjid Assa'adah, Meunasah (balai desa), serta akses lorong desa.
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Keterisolasian ini memaksa harga durian di tingkat petani terjun bebas. Durian ukuran sedang yang biasanya dihargai Rp8.000 per buah, kini hanya bernilai Rp2.500 per buah.
Seorang warga yang terdampak banjir di Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Pendaki asal Magelang Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dilaporkan hilang sejak 17 hari lalu saat mendaki Gunung Slamet akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Dia kehilangan nyawa di Arab Saudi setelah terjatuh dari lantai dua sebuah gedung tempatnya bekerja pada 18 Desember 2025.
Satu orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam kecelakaan di Tol Batang–Semarang. Polisi mendalami dugaan gangguan kemudi pada truk trailer bermuatan besi.
"Ada satu meninggal dunia ketika dalam perawatan di RSUD Kalisari Batang yakni kernet bus bernama Sucipto (47), warga Ngromo RT 02 RW 08, Rejosari, Bancak, Kabupaten Semarang,"
Lima santriwati yang hanyut sudah ditemukan semuanya dalam kondisi meninggal dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved