Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMPERKUAT layanan bagi pasien covid-19 di Provinsi Kalimantan Tengah melatari donasi oksigen dari Sinar Mas.
"Solidaritas serta kepedulian bersama berhasil membawa Kalimantan Tengah lepas dari krisis oksigen belum lama ini. Mengingat upaya bersama memerangi pandemi covid-19 masih berlangsung, kami berupaya membantu menjaga ketersediaan pasokan oksigen di sana melalui donasi 18 ton oksigen cair," kata Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin.
Di Palangkaraya, penyerahan dilakukan oleh Kepala Perwakilan Perkebunan Sinar Mas Kalimantan Tengah, AU Rizky Djaya Damanik, mewakili seluruh pilar bisnis Sinar Mas di sana, kepada Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo. Donasi ini merupakan tahap pertama dari keseluruhan bantuan 54 ton oksigen cair. Menurut Saleh inisiatif kepedulian ini juga selaras dengan imbauan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar industri berbasis perkebunan dan kehutanan yang memproduksi oksigen cair dapat terlibat membantu memenuhi kebutuhan sejumlah daerah.
Saleh mengambil momentum Hari Kemerdekaan RI sebagai inspirasi guna bersama-sama berjuang memerangi pandemi, saling peduli dan mendukung. "Sejauh ini, kami berupaya agar setiap pilar bisnis Sinar Mas yang tersebar di penjuru negeri selain tak pernah abai dengan protokol kesehatan, juga semakin meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Donasi hari ini adalah salah satu bentuknya," ujarnya. Sebelumnya, donasi dalam jumlah yang sama telah tersalurkan di Provinsi Jambi pada Senin (9/8).
Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menyampaikan terima kasih atas kepedulian Sinar Mas. "Sinergitas yang patut dicontoh oleh perusahaan lain yang berinvestasi di Kalteng. Karena oksigen ini betul-betul membantu ketersediaannya di rumah sakit."
Baca juga: Kadin Serahkan 20,5 Ton Oksigen untuk Bantu Tangani Pandemi di Kalsel
Nanti, lanjut Edy, bantuan oksigen cair akan diproses menjadi oksigen siap pakai di RSUD dr Doris Sylvanus. Jika rumah sakit lain membutuhkan, tentu akan disalurkan sesuai kebutuhan. "Saat ini ketersediaan oksigen merupakan kebutuhan dan sangat diperlukan. Lantaran, selain obat-obatan, oksigen juga menjadi salah satu komponen penting dalam mengurangi risiko kematian pasien yang memiliki gejala berat," ujarnya. Penyerahan bantuan dihadiri pula oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng Suyuti Syamsul, Direktur Utama RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, Yayu Indriaty, serta kepala perangkat daerah terkait lain. (RO/OL-14)
Bantuan ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai gotong royong dan rasa persaudaraan yang tertanam kuat sesuai falsafah Huma Betang.
Gubernur menjelaskan, penyaluran akan dilakukan secara proporsional ke tiga provinsi terdampak.
BMKG Kalimantan Tengah (Kalteng) memprakirakan adanya potensi hujan lebat dan petir yang diakibatkan cuaca ekstrem, terutama Kabupaten Murung Raya, Kapuas bagian utara, dan Barito Utara.
KALIMANTAN Tengah (Kalteng) mendapat penghargaan Empowerment of Algriculture & Food Self-Sufficiency dalam Program Lumbung Pangan Nasional pada ajang Indonesia Kita Awards 2025 yang digagas oleh Garuda TV.
WAKIL Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo merespons penurunan alokasi dana transfer dan Dana Bagi Hasil (DBH) yang dialami pemerintah daerah provinsi maupun kabupaten/kota.
Rekaman video yang beredar memperlihatkan dua unit alat berat dikerahkan untuk membongkar lantai jembatan yang rusak.
Risiko lain yang tak kalah serius adalah gangguan jantung, seperti aritmia atau gangguan irama jantung, yang dalam kondisi tertentu bisa berujung pada henti jantung mendadak.
Sejak jutaan tahun lalu, rotasi Bumi terus mengalami perlambatan. Perlambatan ini terjadi akibat tarikan gravitasi Bulan yang menciptakan gaya pasang surut, berfungsi seperti rem alami.
Atmosfer Bumi tidak selalu kaya oksigen seperti saat ini. Sekitar 3 miliar tahun lalu, hampir tidak ada oksigen bebas di udara.
Keterlambatan penanganan penyakit pneumonia pada bayi bisa menyebabkan bayi kekurangan oksigen dalam waktu lama dan kondisi ini mempengaruhi perkembangan otaknya.
Hasil interaksi radiasi dengan es, seperti yang ditemukan di Europa atau Ganymede (bulan Jupiter), yang menghasilkan sedikit oksigen di permukaan, tetapi tidak membentuk atmosfer layak huni.
Bukti geologi menunjukkan bahwa sekitar 2,4 miliar tahun yang lalu, Bumi mulai mengalami peningkatan kadar oksigen di atmosfer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved