Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH sekolah tingkat atas di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, secara bertahap melaksanakan vaksinasi covid-19 bagi para pelajar. Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan bagian dari prasyarat sekolah bisa melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Cianjur, Agam Supriatna menyebutkan saat ini yang sedang melaksanakan vaksinasi bagi para pelajar di antaranya SMAN 1 Ciranjang, SMAN 1 Sukanagara, dan SMAN 2 Cianjur. Vaksinasi merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi setiap sekolah untuk menggelar PTM.
"Insha Allah, salah satu syarat kesiapan PTM itu semua personel yang ada di sekolah harus sudah menjalani vaksinasi," kata Agam, Rabu (18/8).
Menurutnya, pelaksanaan PTM mengacu kepada surat edaran menteri. Selain mewajibkan vaksinasi, di dalam surat edaran itu disebutkan juga syarat lain sekolah bisa melaksanakan PTM harus berada pada zonasi yang aman.
"Syarat lainnya harus ada izin dari pemerintah daerah. Dalam hal ini, sinyal di Kabupaten Cianjur untuk PTM sudah ada. Tapi itu juga harus diikuti syarat pendukung, seperti kesiapan sarana dan prasarana, kemudian kesiapan teknis pembelajaran di setiap sekolah, lalu tenaga pendidik dan kependidikan yang sudah divaksin, termasuk siswanya. Ini jadi satu kesatuan," tutur Agam yang juga menjabat sebagi Kepala SMAN 1 Cianjur ini.
Secara umum, kata Agam, bagi para pelajar SMA dan SMK yang pengelolaannya di bawah koordinasi Pemprov Jabar, kick off vaksinasi akan akan dilaksanakan pada 28 Agustus mendatang. Di Kabupaten Cianjur sendiri vaksinasi bagi para pelajar sudah mulai berjalan
"Di SMAN 1 Cianjur sendiri kami kebagian jadwal vaksinasi pada 27 Agustus. Pelaksanaannya akan dibantu 6 tim kesehatan dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan. Target peserta vaksinasi sebanyak 1.267 orang. Mungkin ada beberapa (pelajar) yang sudah mendapatkan vaksin di wilayah masing-masing," bebernya. (OL-15)
Dengan anggaran sebesar itu, tingkat kemantapan jalan ditargetkan bisa meningkat hingga 82%.
Terjadi tanah longsor di 17 titik yang kemungkinan bertambah, terputusnya jalan penghubung antara Kampung Hegarwangi dan Kampung Tipar di Kampung Datar Jeruk.
RUMAH di Kampung pasekon RT 03/17 Desa/Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami kebakaran pada Sabtu (28/3). Kobaran api yang diduga berasal dari ledakan tabung gas.
KETUA Majelis Kehormatan PDPI Tjandra Yoga Aditama menyampaikan duka atas meninggalnya dokter muda akibat campak di Cipanas,Cianjur. Campak berisiko menyebabkan fatal
Kemenkes mengonfirmasi satu kasus suspek campak menyebabkan meninggalnya seorang dokter laki-laki, 26 tahun di Cianjur
Gelombang pertama puncak arus mudik terjadi pada Sabtu (14/3) dan Minggu (15/3). Sedangkan gelombang kedua diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3) dan Kamis (19/3).
SEKRETARIS Jenderal Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Dudung Abdul Qodir mengapresiasi keputusan pemerintah untuk tetap menerapkan pembelajaran tatap muka.
KEPUTUSAN pemerintah membatalkan rencana pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada April 2026 dinilai sebagai langkah tepat di tengah kekhawatiran penurunan kualitas pendidikan.
KETUA Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri mengatakan bahwa keputusan pemerintah tetap memberlakukan sekolah tatap muka sudah tepat. Namun, kegiatannya harus berkualitas.
“Dalam situasi seperti ini, keselamatan adalah prioritas utama. Kewajiban kita memastikan seluruh masyarakat berada dalam kondisi aman,”
Unpad EdEx juga telah meresmikan kerja sama perdana dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney yang merupakan BUMN Holding Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia.
DINAS Pendidikan Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) mengabaikan Instruksi Wali Kota Nomor 12 Tahun 2023 tentang pengendalian pencemaran udara dengan tidak menerapkan PJJ.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved