Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SERIKAT Petani Indonesia (SPI) Kalimantan Selatan mengembangkan tanaman kopi lokal di wilayah Pegunungan Meratus. Puluhan ribu bibit akan ditanam di desa-desa pedalaman sebagai bagian dari upaya peningkatan ekonomi masyarakat dan dukungan terhadap gerakan penyelamatan meratus atau dikenal Save Meratus.
Kemarin, SPI Kalsel didampingi Pena Hijau Indonesia menyerahkan bantuan bibit sekaligus penanaman kopi kepada perwakilan masyarakat adat di Desa Kiyu, Kecamatan Batang Alai Timur. Sebelumnya kegiatan serupa juga dilakukan di beberapa desa binaan seperti Desa Patikalain (Papagaran) dan Pantai Mangkiling di Kecamatan Hantakan, Hulu Sungai Tengah.
"Sejauh ini ada empat desa yang akan kita kembangkan menjadi sentra kopi. Selanjutnya kita akan perluas ke desa-desa lain di kawasan Pegunungan Meratus khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah," kata Dwi Putera Kurniawan, Ketua SPI Kalsel, Senin (16/8).
Lebih jauh dikatakan Dwi, kopi merupakan komoditas yang kini banyak diminati masyarakat dunia termasuk produk kopi lokal asal Kalsel. Sejauh ini pihaknya belum bisa memenuhi permintaan pasar ekspor karena keterbatasan produksi kopi petani.
Menurut sejarah, kopi masuk ke Kalimantan atau tanah borneo pada jaman penjajahan Belanda dan kemudian Indonesia menjadi salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia. "Selain jenis robusta yang tumbuh subur di tanah perbukitan, kopi jenis liberika banyak tumbuh di dataran rendah dan pesisir Kalimantan," tuturnya.
Di Kalsel menurut Dwi, akibat anjloknya harga kopi dan ekspansi perkebunan sawit besar-besaran telah menyebabkan ribuan hektar tanaman kopi tergusur. Diperkirakan ada sekitar 200 hektar hutan kopi peninggalan Belanda yang banyak tersebar di Kabupaten Banjar (Kopi Aranio) dan Tanah Laut.
Adapula kopi dari kawasan pegunungan meratus seperti Pantai Mangkiling, Hinas Kanan dan Kiyu. Meski tidak dirawat, produksi kopi dari hutan kopi ini tetap menjadi penghasilan tambahan bagi warga. Karena itu SPI bertekad untuk mengembangkan kopi lokal dari kawasan pegunungan meratus ini.
Bupati Hulu Sungai Tengah, Aulia Oktafiandi menyatakan dukungannya terkait rencana pengembangan komoditas kopi di kawasan pegunungan Meratus ini. "Pemda akan mensuport rencana pengembangan komoditas kopi, karena kopi punya nilai ekonomi tinggi, ramah lingkungan dan kita harapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat," tuturnya.
Di sisi lain Pemkab Hulu Sungai Tengah berharap masyarakat atau petani tidak setengah-setengah sehingga pengembangan kopi dapat dilakukan dari hulu ke hilir, termasuk pangsa pasar. Di masa datang Hulu Sungai Tengah akan memiliki brand kopi lokal Kopi Meratus yang dapat bersaing dengan produk kopi lain di Indonesia seperti Aceh, Sulawesi dan Bali. (OL-13)
Baca Juga: Biden: Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan Sudah Tepat
Penelitian terbaru mengungkap manfaat kopi yang jauh lebih luas, termasuk potensi sebagai agen antidiabetes.
Kafein dalam dosis tinggi dapat merangsang sistem saraf simpatis, yang berdampak pada meningkatnya detak jantung serta munculnya rasa gelisah
Program Desa Sejahtera Astra berhasil meningkatkan pendapatan petani kopi Garut dari Rp1,3 juta menjadi Rp3,7 juta per bulan serta menembus pasar ekspor.
Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) berpartisipasi dalam Japan International Food & Beverage Expo (JFEX) 2025 pada 3 - 5 Desember di Makuhari Messe, Tokyo, Jepang.
Meningkatnya konsumsi kopi dunia mendorong negara-negara produsen untuk semakin agresif memperkenalkan karakter kopi mereka ke pasar global.
Tanggal 5 Desember diperingati sebagai Hari Kopi Turki Sedunia. Tanggal ini dipilih untuk menandai pengakuan Kopi Turki oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda pada 2013.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menyelidiki penyebab jatuhnya helikopter BK 117-D3 di kawasan Pegunungan Meratus, Kalimantan Selatan.
Seluruh jenazah korban Helikopter Tipe BK117-D3 diperkirakan akan tiba di RS Bayangkara Banjarmasin pada Kamis (4/9) malam, untuk diidentifikasi.
TIM Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan memperluas lokasi operasi pencarian helikopter BK 117-D3 yang diperkirakan jatuh di kawasan hutan Pegunungan Meratus.
Helikopter bernomor seri BK 117-D3 mengalami hilang kontak dengan perkiraan lokasi berada di kawasan hutan Pegunungan Meratus, Senin (1/9), sekitar pukul 12.00 Wita.
Kawasan hutan lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan seluas 119 ribu hektare akan ditetapkan sebagai Taman Nasional Pegunungan Meratus.
MASYARAKAT adat di pegunungan Meratus, Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan penolakan terhadap kebijakan perdagangan karbon yang dikampanyekan pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved