Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS baru konfirmasi covid-19 mingguan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih berfluktuatif namun cenderung turun. Satu di antara indikatornya terlihat dari tingkat keterisian rumah sakit (bed occupancy rate) yang juga terus turun.
Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal menjelaskan berbagai indikator menunjukkan kasus covid-19 di Kabupaten Cianjur mulai terkendali. Kondisi itu dimungkinkan tak terlepas pemberlakuan PPKM.
"Angka kasus mingguan terlihat naik-turun. Kita saat ini memang turun kasus mingguannya," kata Yusman, Minggu (15/8).
Berdasarkan data, sepekan terakhir angka konfirmasi covid-19 di Kabupaten Cianjur saat ini berada pada kisaran 478 kasus. Sebelumnya rata-rata mencapai 700 kasus per pekan.
"Kalau untuk tingkat keterisian rumah sakit, itu sekarang di angka rata-rata 50%. Sebelumnya bisa mencapai 100% bahkan lebih. Banyak yang tidak bisa masuk ke ruang isolasi. Tapi di IGD menumpuk. Sekarang di IGD tidak terjadi penumpukan, di ruang isolasi juga masih banyak yang kosong," beber Yusman.
Tingkat keterisian di pusat isolasi Vila Bumi Ciherang dan BPLK Ciloto, sekarang rata-rata di kisaran 50%. Indikator-indikator tersebut, kata Yusman, setidaknya bisa menjadi motivasi bagi Pemkab Cianjur terus mengendalikan angka kasus covid-19.
"Di Cianjur, lonjakan kasus yang sangat signifikan terjadi pada Juni dan Juli," ungkapnya.
Menyangkut vaksinasi, jelas Yusman, saat ini sudah tidak berkonsep kepada tahapan. Artinya, saat ini semua warga Kabupaten Cianjur dari berbagai kalangan atau masyarakat umum bisa mendapatkan vaksin.
"Tapi memang cakupannya masih cukup rendah. Dosis pertama itu baru sekitar 200 ribuan atau 10% dari target sebanyak 1,9 juta orang. Jadi masih ada 1,7 juta penduduk yang belum divaksin," pungkas Yusman. (OL-15)
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
Epidemiolog sekaligus peneliti Global Health Security, Dicky Budiman, mengatakan bahwa sebetulnya hal tersebut tidak mengagetkan karena covid-19 kini sudah menjadi endemi.
Berikut adalah 8 langkah pencegahan Covid-19 yang perlu diterapkan masyarakat untuk memutus rantai penularan virus:
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan Surat Edaran pada 28 Mei lalu mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) dalam Surat Edaran mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19 menyebut varian dominan yang beredar di Indonesia adalah MB.1.1.
PENGURUS IAKMI dr Iqbal Mochtar mengatakan peningkatan kasus covid-19 di berbagai negara, termasuk Indonesia, saat ini belum sampai pada level mengkhawatirkan.
"Angka ini menunjukkan penurunan yang signifikan dibandingkan dengan puncak wabah tahun ini,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved