Selasa 03 Agustus 2021, 16:49 WIB

Stok Vaksin Covid-19 Dinkes Kota Sukabumi Habis

Benny Bastiandy | Nusantara
Stok Vaksin Covid-19 Dinkes Kota Sukabumi Habis

Antara/Umarul Faruq.
Ilustrasi.

 

STOK vaksin Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Jawa Barat, sudah habis. Saat ini yang tersedia hanya stok titipan dari Polres Sukabumi dan Kodim 0607.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Kota Sukabumi, Lulis Delawati, mengatakan stok vaksin yang dimiliki Dinkes sudah kosong. Saat ini masih menunggu pendistribusian vaksin dari pemerintah pusat melalui Pemprov Jabar.

"Kalau vaksin Dinkes kosong. Adanya vaksin titipan TNI dan Polri. Stok vaksin titipan dari Polres Sukabumi Kota ada 1.600-an vial dan TNI sekitar 60-an vial," tutur Lulis, Selasa (3/8).

Jumlah sasaran vaksinasi di Kota Sukabumi terdata sebanyak 269.834 orang. Rinciannya, tenaga kesehatan dan penunjang sebanyak 3.337 orang, pelayan publik sebanyak 18.413 orang, lanjut usia sebanyak 27.241 orang, masyarakat umum dan rentan sebanyak 185.498 orang, dan remaja usia 12-17 tahun sebanyak 35.345 orang.

Cakupan vaksinasi bagi tenaga kesehatan dan penunjang pada dosis pertama sebanyak 4.021 orang (120,5%) dan dosis kedua sebanyak 3.596 (107,8%), pelayan publik untuk dosis pertama sebanyak 24.138 (131,1%) dan dosis kedua sebanyak 18.077 (98,4%), lanjut usia pada dosis pertama sebanyak 9.739 orang (35,7%) dan dosis kedua sebanyak 5.790 orang (21,2%), masyarakat umum dan rentan pada dosis pertama sebanyak 46.853 orang (25,2%) dan dosis kedua sebanyak 14.969 (8,1%), serta kalangan remaja pada dosis pertama sebanyak 1.349 orang (3,1%) dan dosis kedua masih nol. "Dikalkulasi, pemberian vaksinasi dosis pertama sudah sebanyak 86.100 orang dan dosis kedua sebanyak 42.432 orang," terang Lulis.

Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 di Jawa Barat Habis

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, mengimbau warga yang sudah divaksinasi agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebab, tak menutup kemungkinan warga yang sudah divaksinasi pun masih bisa terpapar. "Vaksinasi itu merupakan pertahanan terakhir," terang Fahmi. (OL-14)

Baca Juga

DOK MI

Ribuan UMKM Tumbuh Di Lamongan Selama Pandemi Covid-19

👤M Yakub 🕔Jumat 30 September 2022, 22:28 WIB
PEMKAB Lamongan, Jawa Timur menyatakan sebanyak 3.015 pengusaha di wilayahnya memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui Sistem Online...
Dok. KEIND

Menkominfo, Menparekraf, dan Gubernur Jateng akan Hadir di Rakernas Perdana KEIND di Solo

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 22:02 WIB
Rapat Kerja yang juga dibarengi dengan acara Entrepreneur Summit ini telah mengundang lebih dari 3.000 UMKM dari seluruh Indonesia yang...
DOK Pribadi.

Rumah Pejuang Kanker Peroleh Bantuan Sicepat dan Indonesia Bisa

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 September 2022, 22:00 WIB
Rumah Pejuang Kanker Ambu yang berdiri sejak 2009 terus berkembang sehingga kini yayasan itu memiliki empat rumah kanker di Jalan Bijaksana...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya