Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGKA kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) meningkat tajam. Dampak pandemi Covid-19 diduga menjadi salah satu pemicunya.
Kepala Dinas Keluarga Berencana, Bemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak Mabar, Melkior Nurdin mengatakan per Juli 2021 terjadi 58 kasus kekerasan terhadap perempuan dan 17 kasus kekerasan terhadap anak.
"Kemungkinan peningkatan ini ada kaitan dengan pandemi Covid-19. tetapi perlu ada penelitian. Situasi seperti saat ini bisa saja terjadi. Kasus tahun ini sangat tinggi bila di banding tahun sebelumnya,"ucap Melki, Rabu (21/7).
Pada 2018, lanjut Melki, jumlah kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan sebanyak 64 kasus. Dari jumlah tersebut, 14 merupakan kasus kekerasan terhadap anak dan sisanya terhadap perempuan. "Sedangkan pada 2019, jumlah kasus mencapai 95," katanya. (OL-15)
Dalam perkara ini, penyidik Polres Belu menerapkan Pasal 473 ayat (4) KUHP sebagaimana disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana
Sulianto Indria Putra, melalui komunitas TWS, menginisiasi bantuan finansial dan dukungan materi yang dirancang untuk bersifat jangka panjang, bahkan seumur hidup bagi para guru tersebut.
Polres Belu ungkap kronologi kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Atambua, NTT.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan mendampingi 12 warga Jabar dalam menghadapi kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Sofiani Temba Kanggu, 46, warga Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Mondu pada Minggu (22/2).
Struktur batuan yang menjulang dan berlekuk dramatis menghadirkan panorama eksotis yang kerap dijuluki “Grand Canyon”-nya Pulau Sabu
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Utara mencatat lonjakan kasus kekerasan terhadap anak yang didominasi oleh kekerasan seksual sepanjang tahun 2025.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya membangun ekosistem hukum yang kuat serta edukasi yang memadai untuk melindungi anak-anak.
kasus kekerasan terhadap siswa ini mencederai rasa kemanusiaan.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus penculikan anak yang terjadi belakangan ini.
Psikolog anak, Mira Damayanti Amir, menekankan bahwa darurat kekerasan tengah terjadi di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved