Rabu 21 Juli 2021, 18:05 WIB

Satu Teroris Yang Tewas Di Poso Berasal Dari Bima

M Taufan SP Bustan | Nusantara
Satu Teroris Yang Tewas Di Poso Berasal Dari Bima

DOK MI
Ilustrasi

 

SATU anggota kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang tewas dalam bakutembak di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu dipastikan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus terorisme. Anggota MIT yang tewas itu bernama Abu Alim alias Ambo.

Ambo tewas dalam bakutembak dengan Satgas Operasi Madago Raya di Pegunungan Wana Sari, Desa Tolai Induk, Kecamatan Torue pada Sabtu (17/7) lalu. Sepekan sebelumnya, dua anggota MIT yakni Rukli dan Qatar yang merupakan pengikut MIT, tewas dalam sebuah penyergapan yang tidak jauh dari lokasi baku tembak Ambo di Pegunungan Tokasa, Desa Tanahlanto.

Wasatgas Humas Operasi Madago Raya, AKB Bronto Budiyono mengatakan, tim DVI dan INAFIS Polda Sulteng, telah memastikan identitas DPO tersebut, benar adalah Ambo, seusai rangkaian autopsi yang dilakukan di RS Bhayangkara Palu.  "Setelah keluar hasil autopsi dan dicocokkan wajahnya dengan foto DPO, benar yang tewas itu adalah Abu Alim alias Ambo," terangnya di Palu, Rabu (21/7). 

Menurut Bronto, saat terjadi penyergapan yang berujung bakutembak dan menewaskan Rukli dan Qatar di Pegunungan Tokasa, Ambo berhasil meloloskan diri. Namun, karena pengejaran terus dilakukan oleh satgas yang merupakan gabungan pasukan dari TNI dan Polri, membuat Ambo semakin terdesak. 

Ambo tidak bisa melakukan perlawanan yang berarti yang saat terjadi baku tembak. Ia terkena tembakan di bagian kepala dan langsung tewas di tempat. "Jenazahnya sudah dimakamkan. Tim DVI dan INAFIS juga sudah mengambil sample DNA untuk mengetahui keluarganya," tegasnya.  

Ambo diketahui merupakan warga Bima, Nusa Tenggara Barat. Ia bergabung bersama MIT sejak 2015 lalu. Saat itu ia bergabung bersama beberapa mujahidin asal Bima lainnya.  Dengan tewasnya Ambo, menyisahkan enam DPO kasus terorisme MIT yang masih diburu.

Penanggung Jawab Operasi Madago Raya Irjen Pol Abdul Rakhman Baso menambahkan, bahwa bakutembak yang berlangsung Minggu maupun Sabtu lalu di Parigi Moutong yang menewaskan tiga pengikut MIT merupakan rangkaian hasil analisa dan evaluasi oleh TNI/Polri yang tergabung satgas. (OL-15)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Humas Pemprov Jateng-Arif Slam

Ganjar Ungkap Akselerasi Vaksinasi Covid-19 Terkendala Pasokan

👤Mediaindonesia 🕔Selasa 27 Juli 2021, 19:00 WIB
Ganjar mengungkapkan, Provinsi Jateng akan mendapatkan tambahan alokasi 700 ribu dosis vaksin dari Kementerian Kesehatan pada pekan...
DOK MI

Tuban Kerahkan Ratusan Petugas Untuk Tracing Covid-19

👤M Yakub 🕔Selasa 27 Juli 2021, 18:41 WIB
SEBANYAK 925 petugas gabungan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (27/7) dikerahkan untuk melakukan...
DPW Partai NasDem

Emil: Boleh Kritik, Asal Berbasis Data

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 27 Juli 2021, 18:40 WIB
Menurut Emil, kritik yang dilakukan terhadap pemerintah sering tidak faktual, terutama yang membandingkan dengan kondisi di luar...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Saling Jaga dari Serangan Virus

PANDEMI covid-19 telah berdampak besar bagi warga, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan harian, seperti ojek daring, buruh harian, dan pekerja lepas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya