Minggu 18 Juli 2021, 10:35 WIB

Polresta Tasikmalaya Siapkan Asrama Perwira untuk Isoman

Adi Kristiadi | Nusantara
Polresta Tasikmalaya Siapkan Asrama Perwira untuk Isoman

MI/Adi Kristiadi
Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Doni Hermawan meninjau 20 ruangan isolasi di Mess Perwira dan Polwan di Asrama Bojong, untuk anggota dan keluar

 

SEBANYAK 20 rumah Perwira dan Polwan di Asrama Polisi Bojong Polresta Tasikmalaya, dijadikan tempat isolasi (isoman) terpadu. Khususnya bagi anggota Polri dan keluarganya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kami menyiapkan 20 tempat tidur dengan sarana lengkap dan memenuhi standar ruang perawatan dengan tabung oksigen yang siap pakai. Apabila adanya anggota Polri maupun keluarga yang terpapar, agar menjalani isoman di sini dan saya sudah perintahkan supaya Kasi Dokkes memantau selama 24 jam bagi pasien agar secepatnya bisa disembuhkan," kata Kepala Kapolresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan, kemarin.

Doni menjelaskan, sudah meninjau langsung sarana dan prasarana yang disiapkan untuk isoman tersebut. Untuk kebutuhan oksigen jika dibutuhkan sudah disiapkan tinggal dipakai dan Dokkes juga siap memantau dan mengawasi pasien di setiap ruangan.

Sebelumnya, rumah dinas Polsek Rajapolah, Polresta Tasikmalaya, menjadi ruang isoman bagi para pasien terkonfirmasi positif Covid-19 untuk mendapat perawatan. Peningkatan kasus menyebabkan, RSUD SMC Singaparna dan ruangan isolasi puskesmas dipenuhi warga positif bergejala sedang dan berat.

Kapolsek Rajapolah Polresta Tasikmalaya, AKP Dede Darmawan mengatakan, ruangan isolasi setiap Puskesmas maupun RSUD SMC Singaparna penuh terisi pasien positif Covid. Lantaran itu, pihaknya berupaya membantu Pemkot Tasikmayala sebisanya.

"Kami juga berupaya menjadikannya rumah dinas dan kantor Bhayangkari menjadi ruang isolasi darurat bagi para pasien terkonfirmasi positif Covid-19 demi kemanusian. Ada tiga dan bisa menampung 9 pasien," kata AKP Dede.

Ia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 3 ruang isolasi darurat bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan setiap ruangan nantinya akan diisi oleh tiga orang. Karena, ruangan itu telah dilengkapi tempat tidur khusus (pelbet), alat medis, oksigen bagi pasien dan dua orang tenaga medis yang nantinya tetap melakukan pengawasan selama 24 jam.

"Kami Satgas Covid-19 kecamatan selama ini sudah berusaha mencari bangunan maupun gedung kosong untuk sementara dijadikan ruang isolasi tapi tidak ada yang mengizinkan dan Kapolresta Tasikmalaya mengizinkannya setelah saya meminta izin untuk memakai rumah dinas dan kantor Bhayangkari dijadikan tempat isolasi darurat," ujarnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya pada Sabtu (17/7) terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 10.744 kasus di antaranya 1.620 orang menjalani perawatan, 8.772 orang dinyatakan sembuh dan 352 orang meninggal dunia. Penambahan kasus yang terjadi, agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan mulai memaki masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas. (OL-13)

Baca Juga: Putri Dubes Afghanistan untuk Pakistan Diculik dan Dianiaya

 

Baca Juga

Ist

Pembangunan Pasar Mardika Diyakini Mampu Tingkatkan Ekonomi Kota Ambon

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 27 Januari 2022, 18:51 WIB
Bangunan baru Pasar Mardika direncanakan dibangun dengan konsep modern yang terintegrasi dengan areal...
DOK MI

Kasus Covid-19 Naik, Pemkot Bandung Terapkan WFH 25%

👤Naviandri 🕔Kamis 27 Januari 2022, 18:43 WIB
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat sejak 24 Januari 2022 resmi menerapkan work from home (WFH) sebesar 25...
DOK MI

Petani Sawit di Riau Tewas Diserang Gajah Liar

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Kamis 27 Januari 2022, 18:36 WIB
KONFLIK antara manusia dengan gajah akibat makin kecilnya habitat hidup hewan liar itu di Riau menelan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya