Kamis 15 Juli 2021, 21:35 WIB

Program Vaksinasi BIN untuk Pelajar di Riau Digelar di Dua Sekolah

mediaindonesia.com | Nusantara
Program Vaksinasi BIN untuk Pelajar di Riau Digelar di Dua Sekolah

Ant/Rony Muharrman
Pemprov Riau bersama Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar vaksinasi massal untuk pelajar di Pekanbaru

 

BADAN Intelijen Negara (BIN) bekerjasama dengan dinas kesehatan Provinsi Riau menggelar vaksinasi bagi anak usia 12 hingga 17 tahun. vaksinasi pelajar ini digelar di dua tempat di SMP Negeri Pekanbaru dan SMA Negeri 1 Pekanbaru.

Kepala BIN Daerah Riau Brigjen Amino mengatakan, program tersebut digelar secara serempak dan dihadiri secara virtual oleh Presiden RI Joko Widodo.

"Melaksanakan vaksinasi masal merupakan perintah, ini tentu saja dari Jakarta dari pimpinan pusat dari pemerintah yaitu presiden RI," ujar Kepala BIN Daerah Riau Brigjen Amino, Kamis (15/7)

Amino menjelaskan, program vaksinasi terbagi kedalam tiga kategori yaitu pelajar SMP, SMA dan Juga masyarakat secara door to door. Menurut Amino wilayahnya mendapatkan jatah 3.000 dosis vaksin.

"Hari ini dilaksanakan vaksinasi masal ini terdiri dari tiga yaitu untuk siswa SMP dan siswa SMA serta vaksinasi door to door untuk masyarakat dari pintu ke pintu," ujarnya.

Disisilain Amino menjelaskan, program vaksinasi door to door merupakan tindakan lanjut dari temuan BIN. Amino menilai banyak masyarakat yang masih takut untuk melakukan vaksin.

"Karena ada beberapa data intelijen kita ada beberapa masyarakat yang enggan atau takut dan juga ragu ragu serta gelisah. Padahal dia tidak memiliki keluhan sakit dan semacamnya tetapi karena alasan mental dia tidak mau," Jelasnya.

Amino menambahkan, program vaksinasi door to door dilaksanakan juga dengan cara mengedukasi masyarakat agar tidak takut untuk melakukan vaksin. Diharapkan dengan kegiatan ini masyarakat dapat lebih mengerti pentingnya vaksinasi.

"Untuk itu kita jemput kita berikan Edukasi kita jelaskan secara psikologi agar mereka mau menerima apa yang disebut vaksin dalam rangka untuk mencegah penyebaran COVID 19," paparnya.

Sementara Pelajar SMP Khairunnisa mengaku senang, karena memang dirinya sudah lama ingin divaksin. Menurut Khairunnisa program vaksinasi ini sangat membantu dirinya.

"Yang pasti senang dan juga ada rasa takut cuma karena dari niat awal mode vaksin terus sekolah menyelenggarakan jadi ikut. Tujuan dari vaksin ini setahu saya meminimalisir efek ke tubuh kita," tuturnya.

Senada, Pelajar SMA Shiva Nahwa berharap dengan vaksin tersebut dapat membuat dirinya lebih sehat. Selain itu Shiva juga merindukan sekolah dengan cara tatap muka.

"Dengan vaksin ini saya berharap semoga saya bisa terhindar dari Corona dan juga ke depannya saya bisa sekolah lagi bertemu dengan teman belajar kelompok atau belajar Tatap muka seperti norma lagi," ungkapnya. (Ant/OL-13)

Baca Juga: RSUD Rasidin Padang Kembali Menjadi RS Khusus Covid-19

Baca Juga

ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

Kasus Sembuh Covid-19 di DIY Hampir 4 Kali Lipat dari Penambahan Kasus Positif

👤Agus Utantoro 🕔Sabtu 25 September 2021, 11:45 WIB
Case recovery rate di DIY saat ini...
MI/Humas Polres Klaten

Polres Klaten Bantu Kursi Roda untuk Penderita Lumpuh Otak

👤Djoko Sardjono 🕔Sabtu 25 September 2021, 10:30 WIB
"Untuk membantu aktivitas Temon, kita berikan kursi roda baru sebagai pengganti kursi roda miliknya yang sudah...
Antara

Sandiaga Pesan 120 Kain Tenun Bali untuk G20

👤Ant 🕔Jumat 24 September 2021, 23:58 WIB
Sandiaga akan mengajak tamu dan delegasi G20 untuk berkunjung ke Desa Wisata Tenganan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rivalitas Sengit Menjadi Panglima

PERSAINGAN antara KSAD Jenderal Andika Perkasa dan KSAL Laksamana Yudo Margono untuk menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto makin sengit.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya