Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 2.000 orang merobohkan pintu gerbang Gedung Jurusan Farmasi, Poltekes Kemenkes Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (14/7) pagi gara-gara terlalu lama menunggu untuk menerima vaksin covid-19.
Warga belum diperbolehkan masuk ke halaman gedung tersebut karena antrean warga untuk menerima vaksin sudah mencapai ribuan orang.
Kedatangan ribuan warga ke gedung kantor tersebut di luar dugaan, padahal pihak Poltekes hanya menyiapkan 250 vaksin sinovac, dari total 750 vaksin yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari.
Aparat keamanan dari Polres Kupang bersama Satpol PP, serta tim Satgas Covid-19 Kelurahan Liliba langsung turun ke Poltekes untuk membubarkan warga. "Saya mengapresiasi siapa saja boleh melakukan vaksinasi covid-19 tetapi berkoordinasi dengan pemerintah kota, supaya kami berkoordinasi dengan polres dan kelurahan," kata Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man.
Herman Man bersama tim dari Kota Kupang juga datang Gedung Polteks untuk membubarkan warga.
Direktur Poltekes Kupang Kristina Ragu mengatakan pihaknya tidak menduga muncul banyak orang untuk mendapatkan vaksin covid-19. "Antusiasme mayarakat luar biasa, kemarin kita tidak antisipasi, masyarakt mengejar vaksin dengan datang pagi sekali," ujarnya.
Kondisi tersebut di luar dugaan karena selama ini tidak ada antrean warga saat vaksinasi di gedung tersebut. "Sejak Januari, kami sudah vaksin 3.500 orang," ujarnya.
Karena terjadi kerumuman, pemerintah kemudian menunda vaksinasi covid-19 ke Kamis (15/7) untuk mengatur ulang antrean warga. (OL-13)
Baca Juga: Pemerintah Diminta Fokus Kendalikan Harga Obat Covid-19
Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina mendesak penambahan anggaran imunisasi menyusul meningkatnya KLB Campak pada awal 2026
Tingkat kesembuhan campak sangat bergantung pada kondisi imun tubuh pasien.
Dokter mengingatkan campak dapat memicu komplikasi serius pada kelompok rentan, termasuk ibu hamil dan pasien imun lemah. Vaksinasi jadi pencegahan utama.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Antrean kendaraan untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengular.
PUNCAK arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), diperkirakan terjadi pada hari ini, Selasa (24/3)
JUMLAH penumpang mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir terpantau padat namun tetap aman dan terkendali.
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
Jenis kombong lajar kini dijual Rp50.000 per 11 ekor. Sementara ikan belang kuning yang sebelumnya dijual sekitar Rp30.000 ekor, kini naik menjadi Rp50.000 ekor.
ANTUSIASME masyarakat Kota Kupang terhadap vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) melampaui ekspektasi. Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (3/2), jumlah pendaftar mencapai 370 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved