Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR melanda tiga kelurahan di Kota Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (24/6) malam. Tiga kelurahan itu yakni Kelurahan Jungcangcang, Patemon dan Kelurahan Bugih.
Di tga kelurahan yang posisinya bersebelahan tersebut tidak turun hujan. Namun t Sungai Patemon dan Kali Jombang tiba-tiba meluap, akibat kiriman air dari kawasan hulu yang diguyur hujan lebat selama beberapa jam.
Di beberapa titik, kedalaman genangan mencapai 1,5 meter. Diantaranya di Jalan Dirgahayu dan Jalan Basar, Kelurahan Bugih serta Jalan Sinhaji.
Sementara di Jalan Sinhaji dan Jalan Gazali, Kelurahan Jungcangcang serta di Kelurahan Patemon, tinggi genangan rata-rata 50 sentimeter.
Mukhlis, waega kelurahan Patemon mengatakan sejak tersiar kabar peningkatan volume air di kawasan hulu, warga tiga kelurahan yang berada persis di pinggir kedua sungai sudah mulai mengemasi peralatan rumah tangga mereka.
"Informasi itu kami terima secara berantai di ponsel disertai video. Sehingga ada kesempatan bagi kami mengemasi barang-barang," katanya.
Baca juga : Sejumlah ASN di Beberapa Perangkat Daerah di Cianjur Terpapar Covid-19
Koordinator Tim Reaksi Cepar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Budi Cahyono, mengatakan banjir kiriman itu tidak berlangsung lama.
"Ini hanya banjir kiriman dan untungnya tidak bersamaan dengan pasangnya air laut," katanya.
Berdasar hasil pendataan BPBD setempat, jumlah warga yang terdampak langsung banjir tersebut sebanyak 277 keluarga. Yang terbanyak terdapat di Kelurahan Bugih sebanyak 233 keluarga.
Selain di kawasan kota, banjir juga melanda dua desa di Kecamatan Palengaan, Pamekasan yakni Desa Potoan dan Panaan. Bahkan tiga pesantren besar di dua desa tersebut ikut terhenang.
Ketiga pesantren itu antara lain Ponpes Darul Ulum dan Ponoes Alhamidi, di Desa Potoan dan Ponpes Bata-Bata di Desa Panaan.(OL-2)
BPBD Kota Tangerang menyatakan sebanyak sembilan wilayah kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian 40 - 150 cm akibat tingginya intensitas hujan.
Hujan yang mengguyur wilayah Jabodetabek pada Sabtu (7/3/2026) malam hingga pagi, menyebabkan banjir di sejumlah titik jalan dan pemukiman penduduk.
Banjir dengan ketinggian air hingga 60 cm membuat kolong tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.
Banjir disebabkan luapan Kali Pesanggrahan akibat hujan di wilayah Jabodetabek pada Sabtu (7/3/2026) malam hingga pagi.
Sedikitnya 75 RT dan 19 ruas jalan terdampak genangan air akibat hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta sejak Sabtu (7/3).
Menurut data BPBD Kota Cilegon, banjir yang terjadi akibat hujan deras dan buruknya sistem drainase di sejumlah titik tersebut mencapai ketinggian 50 centimeter hingga 1,5 meter.
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menegaskan kepala SPPG wajib rutin ke sekolah penerima MBG agar data valid dan kasus sekolah kosong seperti di Madura tak terulang.
"Sekarang yang saya ingin lakukan, ingin pastikan, ada satu lab di Madura, sehingga kalau ada indikasi campak, kirimnya tidak usah jauh-jauh ke Surabaya,”
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) tengah mengejar target eliminasi kasus campak di Sumenep, Madura. Saat ini telah ditetapkan status Kejadian Luar Biasa campak (KLB Campak) di Sumenep.
"Masyarakat harus menjaga warisan leluhur Madura ini, khususnya di Kabupaten Sumenep. Karapan sapi bukan hanya hiburan rakyat, tapi, kekayaan budaya yang bisa dikenalkan ke dunia,"
Jemaah calon haji lansia masuk dalam kategori risiko tinggi sehingga bakal mendapat pendamping khusus untuk mempermudah pelaksanaan ibadah
David Nugroho berhasil menyelesaikan studi pascasarjana dengan meraih Master’s Degree of Science dan Doctor Philosophy Program in science dari Khon Kaen University, Thailand.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved