Jumat 11 Juni 2021, 21:56 WIB

Sandiaga Pastikan Kebijakan untuk Pelaku Parekraf Tepat Sasaran

Ant | Nusantara
Sandiaga Pastikan Kebijakan untuk Pelaku Parekraf Tepat Sasaran

Kemenparekraf
Sandiaga Uno

 

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memastikan kebijakan pemerintah untuk membantu masyarakat khususnya pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) dapat tepat sasaran.

"Kami akan pastikan kebijakan pemerintah akan tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu untuk masyarakat yang betul-betul membutuhkan yaitu para pelaku UMKM yang sekarang sedang menghadapi tekanan yang luar biasa," ujar Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi rumah produksi kerajinan kulit CV Swasti di Kabupaten Badung, Bali, Jumat (11/6).

Bersamaan dengan persiapan pembukaan pariwisata di Bali bagi wisatawan mancanegara, saat ini Kemenparekraf memiliki tiga program konkret bagi UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif termasuk bagi pelaku usaha sektor parekraf di Pulau Dewata.

Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan, program pertama tersebut adalah Bantuan Insentif Pemerintah yang diyakininya dapat membantu keuangan dari pelaku sektor UMKM.

Program kedua adalah Beli Kreatif Lokal yang dapat membuka akses pasar kepada wisatawan nusantara berbasis digitalisasi.

"Jadi kita harapkan program Beli Kreatif Lokal ini akan meningkatkan minat terhadap produk ekonomi kreatif kelas dunia yang dimiliki oleh pelaku ekonomi kreatif Bali," katanya.

Program ketiga yang disiapkan adalah Work from Bali yang diperluas. Menurutnya, program tersebut tidak hanya akan dapat meningkat tingkat keterhunian (okupansi) hotel.

"70 persen daripada kegiatan Work From Bali ini diharapkannya dapat menopang usaha para pelaku ekonomi kreatif Bali. Itu yang kita harapkan," ujar Sandiaga

Pada kesempatan itu, Menparekraf juga mengapresiasi pemilik usaha CV Swasti yang tetap mempertahankan usaha produksi dompet dan tas berbahan kulit ular dan sapi itu di tengah pandemi korona.

"CV Suasty ini masih bisa bertahan dari 15 karyawan sekarang jadi tujuh orang karyawan, tapi tetap semangat mengirimkan sampel-sampel (produk) ke luar negeri. Kita harapkan dengan rencana pembukaan pariwisata Bali, CV Swasti akan bisa mengambil peluang," pungkasnya. (OL-8)

Baca Juga

MI/Widjajadi

Kepala Daerah se-Solo Raya Sepakat Tutup Obyek Wisata Antisipasi Lonjakan Kasus Covid

👤Widjajadi  🕔Kamis 24 Juni 2021, 13:50 WIB
Juga dalam pertemuan Forkompimda ini juga membahas soal semakin sulit dan kewalahannya rumah...
Dok MI

Ini Motif Polisi Bakar Istri di Sorong

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 24 Juni 2021, 13:43 WIB
Dari barang bukti yang diamankan, adanya bekas siraman minyak tanah dari kompor jadi bukti kuat IP membakar...
MI/Ignas Kunda

Anak Muda Desa di Nagekeo Belajar Digitalisasi Destinasi Wisata 

👤Ignas Kunda 🕔Kamis 24 Juni 2021, 13:42 WIB
Sebanyak 42 orang anak muda ini berasal dari 15 desa yang memiliki potensi wisata seperti kampung adat dengan keindahan rumah adat dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Diplomasi Jalur Rempah di Kancah Dunia

Perjalanan sejarah Indonesia terasa hambar tanpa aroma rempah. Warisan sosial, ekonomi, serta budaya dan ilmu pengetahuan itu kini dikemas dan disodorkan kepada dunia untuk diabadikan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya