Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah terbatasnya jumlah lapangan pekerjaan saat ini, membuka usaha memang menjadi piliha. Namun masih banyak orang yang ragu atau bingung cara memulai usaha tersebut.
Untuk itu Permata Bank melalui Permata Hati CSR kembali menyelenggarakan program pelatihan digitalpreneur Permata Youth Preneur (PYP) 2021 yang dibuka pada 2 Juni lalu. Acara pembukaan PYP 2021 di tahun ke-4 yang mengangkat tema Membantu Pertumbuhan UMKM Melalui Teknologi Finansial (FinTech) itu diharapkan memperkuat ekosistem PermataYouthPreneur dengan bekerjasama dengan Arkademy serta didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
Baca juga: Pangkas Rantai Distribuasi, Pelaku UKM Harus Bermigrasi ke Digital
Program pelatihan yang komprehensif dalam bidang kewirausahaan digital dan literasi keuangan bagi para pelajar tingkat SMA/SMK ini bertujuan untuk menjadi platform pemupukan pengetahuan dan pengembangan keterampilan berwirausaha bagi generasi muda yang beraspirasi menjadi ahli teknologi finansial dan penggagas startup di masa depan. Tahun ini terdapat 157 tim yang mendaftar dari Sabang sampai Merauke, 59 tim diantaranya berasal dari luar pulau Jawa. Pencapaian ini merupakan peningkatan sebesar 221% bagi pendaftar di luar pulau Jawa dari tahun sebelumnya.
”Hingga saat ini, program Permata Youth Preneur telah mencetak lebih dari 600 lulusan yang diharapkan ke depannya bisa menjadi Ahli FinTech atau pendiri startup yang membanggakan bangsa. Tahun ini pendaftar dari luar Jawa meningkat sangat signifikan yang tersebar dari Sumatera, Riau, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, hingga Sulawesi dan Papua. Hal ini tentu sangat menggembirakan karena memang sudah menjadi misi kami untuk terus memperluas jangkauan pelatihan wirausaha, FinTech dan Literasi Keuangan untuk generasi muda Indonesia melalui rangkaian program PermataYouthPreneur yang diharapkan dapat turut memajukan pendidikan di Indonesia,” ujar Direktur Hukum dan Kepatuhan Permata Bank, Dhien Tjahajani dalam sambutannya..
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Edukasi OJK, Primandanu Febriyan Aziz menyambut baik program Permata Youth Preneur yang sudah memasuki tahun keempatnya ini. "Program ini menggabungkan unsur literasi dan inovasi keuangan, sehingga ke depannya diharapkan dapat lebih meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan Indonesia, khususnya Generasi Milenial dan Generasi Z yang tingkat literasi keuangannya sudah cukup baik, yaitu berada di level 44,04% dan 47,98%, berada di atas rata-rata tingkat literasi keuangan nasional yang saat ini berada pada level 38.03%."
"Kami berterima kasih kepada Permata Hati karena telah melakukan kegiatan ini secara berkelanjutan. Kami percaya bahwa dengan dukungan seperti ini, tujuan pendidikan untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dapat terwujud. Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman yang berguna bagi masa depan para peserta, dan semoga melalui program ini nantinya dapat lahir generasi muda Indonesia yang kompeten di bidang IT, khususnya ahli FinTech dan pemimpin startup," ujar timpal Koordinator Bidang Kemitraan dan Penyelarasan DUDI dengan SMK, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Saryadi Guyatno.
Sepanjang Mei sampai Juni Permata Youth Preneur akan memberikan pelatihan dalam bentuk modul dan mentoring online dari para ahli dan pelaku startup dalam bentuk modul seperti Business Validation, Product Validation, Software Development, Financial Literacy, hingga soft skills dalam bentuk Presentation dan Pitching Skill. Seperti tahun sebelumnya, seluruh kegiatan akan dilakukan secara online sebagai bentuk adaptasi terhadap new normal.
Pemenang PermataYouthPreneur 2021 berhak atas hadiah senilai Rp40 juta dan berkesempatan untuk mendapatkan beasiswa bootcamp dari Arkademy. Dalam penyelenggaraan sebelumnya, PermataYouthPreneur telah menghasilkan bibit-bibit startup unggul. Salah satunya adalah tim SMK Taruna Bhakti pada 2019 yang mengembangkan aplikasi Canteen, sebuah upaya permudah transaksi di kantin, dan menjadi pilot project Kemendikbud RI di wilayah Depok. (RO/A-1)
Iwapi menjalin kerja sama dengan PT AI Indonesia untuk meningkatkan kapasitas digital, efisiensi usaha, serta daya saing UMKM perempuan di tengah percepatan transformasi ekonomi digital.
Bagi Muhammad Abdurrahman Azzam, masa kuliah justru menjadi pintu masuk untuk terlibat langsung dalam penguatan ekonomi masyarakat.
Perubahan lanskap usaha menuntut transformasi karena persaingan yang semakin ketat, perubahan perilaku konsumen, dan pesatnya perkembangan teknologi.
Meski potensi ekonomi digital besar, Indonesia masih menghadapi tantangan serius pada aspek literasi.
Bantuan tersebut meliputi meja payung dan kursi, tempat sampah, lampu hias warung, lampu hias taman, serta papan nama kios UMKM.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Para siswa menampilkan berbagai produk inovatif hasil produksi sendiri, mulai dari sektor Food and Beverage (FnB), digital printing, web hosting, hingga produk kebersihan rumah tangga.
Unpas dan Forum Komunikasi Kepala SMK Swasta (FKKSMKS) Provinsi Jawa Barat bekerja sama dalam penguatan lulusan SMK.
Roadshow diselenggarakan di Bandung, Makassar, dan Semarang, pada 1, 3, dan 4 Desember 2025.
Kegiatan edukasi investasi di SMK Metland menunjukkan komitmen kuat dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang melek finansial sejak dini.
Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat kebutuhan akan System Administrator (SysAdmin) terus meningkat.
FAKULTAS Ilmu Komunikasi (Fikom) dan Fakultas Desain dan Seni Kreatif (FDSK) Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar pelatihan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved