Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
RAPAT Koordinasi Daerah Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasdem Kabupaten Ogan Ilir, menghasilkan beberapa rekomendasi. Salah satunya, Nasdem Ogan Ilir siap merebut kursi Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir pada Pemilihan Legislatif 2024 mendatang.
"Kita pernah berada di masa kejayaan, di mana Ogan Ilir merupakan rangking pertama di Sumsel mendapatkan tujuh kursi. Untuk 2024 mendatang kita akan tingkatkan, paling tidak menyamai hasil 2014 lalu. Atau bahkan kita siap jadi pemenang di 2024 mendatang," ujar Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Ogan Ilir, Ahmad Syafe'i usai melaksanakan Rakorda DPD Partai Nasdem Kabupaten Ogan Ilir di Aula RM Sederhana Indralaya, Selasa (8/6).
Selain itu, Ahmad juga menyampaikan, bahwa Rakorda ini jadi ajang pemanasan mesin politik dalam rangka mempersiapkan tiga agenda besar di 2024, yaitu, Pemilihan Legislatif, Pemilihan Presiden, dan Pemilihan Kepala Daerah.
Baca Juga: Surya Paloh: Parpol Harus Jadi Teladan
"Untuk itulah, Rakorda ini sebagai rangkaian mengawali persiapan kontestasi di 2024 yang akan datang. Ada target khusus yang ingin kita capai, kalau untuk Sumsel kita menginginkan bapak Herman Deru untuk menjabat dua periode. Kalau untuk Ogan Ilir, kita ingin kembali ke masa kejayaan," jelasnya.
Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Sumsel, Herman Deru, menghadiri Rakorda kali ini yang bertema konsolidasi dan penguatan struktur organisasi. Herman Deru mengatakan, Nasdem Ogan Ilir pernah meraih masa keemasan pada pemilihan legislatif 2014 lalu.
Di mana, saat itu Nasdem Ogan Ilir meraih tujuh kursi dan menjadi yang terbanyak di Sumsel. "Walaupun di Pileg 2019 lalu kita hanya meraih lima kursi, itu bukanlah sebuah penurunan. Itu dikarenakan eranya yang sudah berubah, namun polanya kita masih menggunakan yang lama," tegasnya.
Untuk itu, ia meminta kepada seluruh kader Nasdem untuk merubah pola yang disesuaikan dengan era atau masanya. Namun, hal yang tidak boleh berubah dari kader Nasdem yakni pendekatan dengan konstituen.
"Memang setiap era itu ada tantangannya. Makanya kita harus menyesuaikan dengan era politik kekinian. Untuk kader yang saat ini sudah duduk di DPRD jangan pernah merubah sikap," lanjut dia.
Hal kedua yang harus ditekankan oleh kader, yakni, pendekatan kepada kegiatan keagamaan dan juga dengan tokoh keagamaan. Maka dari itu, menurut HD, DPW Partai Nasdem memiliki konsistensi dalam penetapan DCT.
"Harus mengatakan yang benar, jangan ada stempel kita jadi pembohong," pungkasnya. (DW/OL-10)
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Posisi Indonesia dalam BOP seharusnya tidak sekadar administratif, melainkan menjadi instrumen penekan bagi pihak-pihak yang mencederai kesepakatan damai.
Ketiadaan kursi legislatif berdampak pada minimnya sumber daya politik dan operasional partai, termasuk tidak adanya kantor untuk menjalankan aktivitas organisasi.
Masyarakat mengharapkan KPK menindak kasus korupsi kakap yang berdampak besar bagi negara.
BRI mendukung pelaku UMKM seperti Wiwin Agustina, pemilik Catering Dapur Ibu, dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ogan Ilir.
Pemadaman api terhambat karena air di dekat lahan kebakaran sudah habis.
Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kantor Cabang Palembang.
Kabut asap di Ogan Ilir sudah muncul sejak tiga pekan terakhir.
Kencangnya angin membuat kebakaran makin meluas.
Belum bisa dipastikan sampai kapan para santri tersebut nantinya bisa kembali ke pondok pesantren.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved