Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AKIBAT kebakaran hutan dan lahan yang semakin meluas di Kabupaten Ogan Ilir, pemerintah setempat langsung mengambil kebijakan baru untuk para pelajar. Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya mengatur ulang jam masuk sekolah jenjang Paud, TK, SD/MI, dan SMP/MTs.
Kebijakan dibuat agar para siswa dapat menghindari polusi udara di pagi hari. "Asap dari karhutla ini sudah masuk kategori mengganggu kesehatan anak didik, juga masyarakat di Ogan Ilir, karenanya kami memutuskan untuk undur jam masuk sekolah," kata Panca, Kamis (21/9).
Panca mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir dimana sekolah bisa mengatur jam masuk sekolah pukul 08.00 atau 09.00 WIB tergantung dengan kondisi udara di pagi itu.
Baca juga: Kabut Asap Makin Parah, Polda Sumsel Gelar Salat Istisqa untuk Minta Hujan
Diakui Panca, kabut asap di Ogan Ilir sudah muncul sejak tiga pekan terakhir. "Ini adalah pekerjaan rumah besar bagi kita untuk menyelamatkan anak didik agar tidak terpapar polusi udara akibat kabut asap," kata dia.
Selain itu, pihaknya juga sudah meminta Dinas Kesehatan Ogan Ilir untuk membagikan masker kepada masyarakat khususnya pelajar TK, SD dan SMP, sebagai upaya pencegahan penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Baca juga: 130 Santri di Ogan Ilir Dipulangkan dari Pesantren akibat Karhutla
"Kami sudah sinergikan dengan puskesmas untuk membagikan masker ke seluruh masyarakat dan pelajar," jelasnya. (Z-6)
Dari 11 daerah tersebut, total luasan Karhutla sebanyak 1.041,74 Hektare (Ha).
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
UPAYA pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dilakukan secara intensif.
Dari sebanyak 8 lokasi Karhutla di Riau, wilayah Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang cukup luas terdampak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan status siaga darurat Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) per Jumat (13/2) yang berlaku hingga 30 November 2026 mendatang.
KEBAKARAN hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Provinsi Riau terus meluas dan bahkan telah menembus hingga 745,5 hektare (ha).
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menetapkan jam masuk sekolah pukul 06.30 WIB.
Menurut ahli neurosains, kebijakan masuk sekolah pukul 06.00 WIB berisiko menurunkan kesehatan otak, prestasi akademik, dan kestabilan emosi anak dan remaja akibat kurang tidur.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menilai keputusan wajib masuk sekolah pukul 5 pagi waktu setempat bagi para pelajar di NTT sudah tepat.
Pelajar SMA dan SMK di Kupang, NTT, mengakui saat ini mereka harus tidur setidaknya pada pukul 20.00 WITA atau pukul 20.30 WITA.
Menurut IDAI, jika waktu tidur seorang pelajar minimal 7-8 jam, sebenarnya kebijakan jam masuk sekolah pukul 05.00 pagi tidak ada masalah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved