Selasa 08 Juni 2021, 22:05 WIB

Polisi Yogyakarta Dalami Motif Pria Bergolok yang Memaki Petugas

Mediaindonesia.com | Nusantara
Polisi Yogyakarta Dalami Motif Pria Bergolok yang Memaki Petugas

freepik.com
Ilustrasi

 

Petugas Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Yogyakarta mendalami motif seorang pria yang mendatangi Mako Polresta Yogyakarta dengan membawa senjata tajam jenis golok sembari memaki polisi pada Selasa (8/6) siang.

"Saat ini diamankan di Mako Polresta. dilakukan pendalaman, diinterogasi apa motifnya oleh Satreskrim Polresta Yogyakarta," kata Kasubag Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharjo saat dihubungi di Yogyakarta, Selasa.

Timbul menjelaskan seorang pria berinisal K yang kini diamankan tersebut sebelumnya tiba di depan Mako Polresta Yogyakarta pada pukul 14.00 WIB.

Dari luar halaman, pria itu kemudian memukuli pagar besi dengan senjata tajam berupa golok sembari memaki petugas kepolisian yang tengah berjaga.c"Saat itu posisi pintu gerbang (Mako Polresta) setengah tertutup," kata dia.

Mengetahui peristiwa itu, petugas berupaya mengamankan pria berusia 40 tahun tersebut. Kendati sempat menghindar dan berjalan ke arah barat Polresta, pria itu akhirnya berhasil diamankan. "Dalam hal ini sama sekali tidak ada yang terluka," kata dia.

Timbul menuturkan berdasarkan pengakuan sementara, pria itu berasal dari Tuban, Jawa Timur. Dengan berjalan kaki melalui Klaten, Jawa Tengah, ia mengaku hendak menuju ke suatu tempat di Yogyakarta. "Katanya ingin ke suatu alamat di Yogyakarta. Kebetulan saat cari alamat itu, ketemu kantor polisi (Mako Polresta Yogyakarta)," kata dia.

Saat ditanya petugas alasan membawa golok dan memaki polisi, pria itu memberikan keterangan layaknya berhalusinasi. "Seperti ada kata-kata di pikirannya sehingga melakukan itu. Pengakuannya demikian," katanya.

Menurut Timbul, selain golok, pria itu datang tanpa membawa barang lainnya termasuk kartu identitas. "Tidak ada, cuma pakaian yang melekat di badan saja," kata dia.

Meski dugaan sementara mengarah seperti perilaku orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), ia menegaskan polisi tetap melakukan pendalaman sesuai prosedur standar operasi (SOP), apalagi pria tersebut terbukti membawa senjata tajam. "Kami tetap melakukan pemeriksaan, pendalaman, baru kami simpulkan. Saat ini masih diikat di lobi, dia diam tidak merespons apa pun. Kalau ditanya baru dia jawab," ujar Timbul. (Ant/OL-12)

Baca Juga

MI/Apul Iskandar

PPDB Daring Alami Gangguan, Disdik Pematangsiantar Minta Maaf

👤Apul Iskandar 🕔Selasa 22 Juni 2021, 08:03 WIB
"Adapun jadwal kita untuk perbaikan atau maintenance server itu dilakukan sejak 18 Juni sampai 27 Juni...
MI/Ignas Kunda

Tokoh Katolik dan Islam Nagekeo Minta Kematian Pelayan Pub Diusut Tuntas

👤Ignas Kunda 🕔Selasa 22 Juni 2021, 07:55 WIB
Pihak gereja mengimbau agar lebih baik diambil langkah tegas seperti menutup tempat usaha...
Antara

Kasus Covid-19 di Klaten Bertambah 111 Orang dan 10 Wafat

👤Djoko Sardjono 🕔Selasa 22 Juni 2021, 07:50 WIB
KASUS covid-19 di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/6), bertambah 111 orang terkonfirmasi positif. Sehingga, total kasus positif saat ini...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jakarta sedang tidak Baik-Baik Saja

SEPEKAN ini warga Ibu Kota mengalami kecemasan akibat meningkatnya kembali kasus positif covid-19 secara signifikan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya