Sabtu 05 Juni 2021, 19:21 WIB

Bupati Flotim Keberatan Guru Honorer Swasta Tidak Diakomodir

Gabriel Langga | Nusantara
Bupati Flotim Keberatan Guru Honorer Swasta Tidak Diakomodir

MI/Gabriel Langga
Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon

 

PEMERINTAH Kabupaten Flores Timur Nusa Tenggara Timur mengajukan keberatan kepada Presiden Jokowi terkait guru honorer sekolah swasta yang tidak diakomodir dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021.

Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon mengatakan kepada mediaindonesia.com, Sabtu (5/6) melalui telepon seluler bahwa penetapan kebutuhan formasi ASN, khusus untuk kategori PPPK guru hanya mengakomodir guru honorer sekolah negeri. Sementara guru honorer di sekolah swasta tidak diakomodir dalam penerimaan PPPK Guru untuk tahun ini.

"Semua formasi PPPK Guru di Kabupaten Flotim ini hanya akomodir guru honorer yang mengajar di sekolah negeri. Padahal kita tahu pendidikan di NTT termasuk di Flotim lebih dulu adanya sekolah swasta, baru sekolah negeri. Jadi formasi untuk guru honorer di sekolah swasta tidak ada," jelas bupati.

Menurut dia, penetapan kebutuhan formasi ASN, khusus untuk kategori PPPK guru, telah memberikan gambaran ketidakadilan negara terhadap adanya keberadaan guru pada sekolah sekolah swasta. Menurutnya guru swasta tidak diberikan ruang untuk turut serta dalam seleksi PPPK Tahap I.

"Perlu saya sampaikan bahwa kehadiran sekolah swasta di Kabupaten Flores Timur, jauh lebih awal dari kehadiran dan keberadaan sekolah-sekolah negeri. Demikian pula dari jumlahnya. Kehadirannya sekolah swasta pun seutuh-utuhnya untuk penjabaran cita-cita  bangsa dan negara Indonesia yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana yang diamanatkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia," lanjutnya.

Disebutkan bahwa penetapan kebutuhan ASN PPPK Tahun 2021 telah menunjukkan gambaran ketidakadilan antar golongan yang dapat dilihat dari tidak terakomodirnya guru agama Katolik dalam perekrutan PPPK di Kabupaten Flores Timur. Sementara Kabupaten Flores Timur ini merupakan daerah dengan mayoritas penduduk beragama Katolik.

baca juga: Guru Honorer

Atas dasar itu Bupati Flotim mengajukan agar jumlah penetapan kebutuhan sebanyak 552 formasi guru PPPK sebagaimana yang telah
ditetapkan sebelumnya dapat ditinjau kembali dengan mengakomodir dan memberikan ruang yang sama bagi semua guru honorer. Baik itu yang mengabdi pada sekolah pemerintah maupun sekolah swasta yakni ada 1.760 formasi pada seluruh tahapan seleksi.

"Surat keberatan saya sudah kirim ke Presiden Jokowi dan tembusan ke DPR juga. Kita harap ada jawaban dari Bapak Presiden Jokowi," pungkasnya. (N-1)

 

Baca Juga

MI/Alexander P. Taum

Bendungan Waikomo Alami Sedimentasi

👤Alexander P. Taum 🕔Jumat 25 Juni 2021, 04:05 WIB
BENDUNGAN Waikomo, yang terletak di Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur kini mengalami...
dok.mi

Dinkes Padang Minta Tes Antigen Liar Ditertibkan

👤Yose Hendra 🕔Jumat 25 Juni 2021, 02:00 WIB
Dikhawatirkan karena tidak memenuhi persyaratan, maka hasil dari tes cepat tersebut tidak dapat dipertanggung jawabkan (tidak...
DOK MI

Satgas Covid Jatim Tambah Satu Gedung Untuk Isolasi Mandiri

👤Faishol Taselan 🕔Jumat 25 Juni 2021, 01:13 WIB
SATGAS Covid-19 Jawa Timur membuka satu lagi gedung di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, untuk tempat isolasi bagi warga yang terpapar...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Talenta Muda Curi Perhatian

PIALA Eropa 2020 dipastikan telah menjadi ajang kemunculan pemain-pemain muda yang punya kemampuan mengejutkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya