Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK memutus mata rantai penularan Covid-19 sekaligus menyambut Hari Lanjut Usia Nasional yang jatuh pada 29 Mei, Pemerintah Kota Tebing Tinggi bersama TNI dan POLRI melaksanakan vaksinasi massal bagi warga Kota Tebing Tinggi yang lanjut usia (lansia).
Di hari pertama, pelaksanaan vaksinasi bagi lansia dilaksanakan di Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kecamatan Padang Hulu, dan Kecamatan Bajenis. Pada Jumat (28/5), akan dilaksanakan di Kecamatan Padang Hilir dan Kecamatan Rambutan. Total target pada program vaksin massal ini adalah 1.000 lansia se-Kota Tebing Tinggi.
Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan bersama Kapolres AKBP Agus Sugiyarso, Kadis Kesehatan Nanang Fitra Aulia, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian serta Kepala BPBD Wahid Sitorus, meninjau langsung proses vaksinasi massal tersebut di GOR Asber Nasution, Jl. Gn. Leuser Kota Tebing Tinggi.

Umar Zunaidi Hasibuan memberikan apresiasi kepada Kapolda Sumatera Utara dan Kapolres Tebing Tinggi yang telah bersungguh-sungguh bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tebing Tinggi dalam melaksanakan vaksinasi massal bagi lansia secara gratis.
"Pertama, vaksinasi ini tidak bayar. Kedua, kalau ada arisan atau perkumpulan bisa melakukan vaksinasi dengan berbayar itu tak benar. Karena vaksin dari pemerintah gratis untuk masyarakat. Ketiga, apabila nanti petugas menyatakan belum bisa divaksin, jangan paksakan tim medis, karena mungkin tensi, denyut jantung terlalu tinggi sehingga perlu observasi lebih lanjut," kata Umar Hasibuan, Kamis (27/5).
"Dan apabila ada penyakit agar disampaikan dan kalau sudah divaksin jangan lupa nanti untuk vaksin ke 2, 28 hari lagi. Vaksin ini khusus untuk warga Kota Tebing Tinggi. Kalau ada gangguan selama proses vaksin ini berjalan dalam tempo 3 hari, laporkan ke Puskesmas terdekat atau RS. Kumpulan Pane, RS. Bhayangkari atau RS. Sri Pamela. Tapi Insyaallah vaksin ini aman, kami memantau terus dari pada kesehatan Bapak, Ibu sekalian," ucapnya.

Meskipun telah mengikuti vaksinasi, Umar Hasibuan menghimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Jangan dibuka maskernya. Protokol kesehatan tetap jaga. Ini adalah upaya kita untuk memutus penularan virus korona. Berdoa kita kepada Allah SWT semoga ini lancar, terhindar dari Covid-19," ajaknya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Nanang Fitra Aulia menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan tetap memantau kondisi lansia pasca vaksinasi dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.
"Dinas Kesehatan akan tetap memantau kondisi lansia yang sudah divaksin pasca vaksinasi ini. Kami sangat berharap tetap melaksanakan protokol kesehatan. Vaksin ke-2, 28 hari setelah vaksin pertama. Semoga Kota Tebing Tinggi terbebas dari Covid-19 dan kami berterimakasih kepada lansia Kota Tebing Tinggi yang partisipannya cukup tinggi," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Kapolres Tebing Tinggi AKBP Agus Sugiyarso. Dia mengimbau agar tetap menjaga protokol kesehatan dan apabila ada hal yang ingin ditanyakan agar dikoordinasikan dengan baik.
"Tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, tertib menjaga jarak dan hindari kerumunan. Kami petugas dari Kepolisian siap membantu dalam hal pelaksanaan," ajaknya. (AP/OL-10)
Rekomendasi 7 sepatu Nike tanpa tali yang nyaman dan aman untuk lansia. Mudah dipakai tanpa membungkuk, fokus stabilitas dan kenyamanan kaki.
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Samuji (72) tak bisa menyembunyikan rasa leganya. Puluhan tahun mengandalkan kekuatan betis untuk memutar roda demi mengais rezeki, kini ia bisa bernapas lebih panjang.
Evaluasi kesehatan harus dilakukan lebih mendalam jika rencana liburan melibatkan orang tua atau lansia.
Tak bisa berbuat banyak untuk pengobatan penyakit ibunya yang menderita stroke, dan kondisi rumah yang sudah sebagian Ambruk.
PERINGATAN Hari HAM Internasional 10 Desember 2025 mengangkat tema sangat menggugah, Human rights, our everyday essentials
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved